Tanda Gejala Kanker Otak

Tanda Gejala Kanker Otak

 

Tanda Gejala Kanker Otak – Mungkin anda pernah merasakan sakit kepala tanpa sebab dengan frekuensi yang tidak menentu? Jika pernah, ada baiknya segera melakukan pemeriksaan karena kemungkinan itu adalah tanda gejala kangker otak. Gejala kanker otak bisa diawali dengan rasa sakit di kepala. Perlu anda ketahui sebelum berubah menjadi kanker, bibit kanker biasa masih disebut ‘tumor’. Dan tumor otak terbagi menjadi 2 yaitu tumor otak primer dimana kanker yang menyerang langsung di bagian otak.

Tanda Gejala Kanker Otak

Dan tumor otak sekunder yang diakibatkan oleh kanker yang bersumber dari bagian lain dan merambat menyerang otak. Namun, tingkat keganasan tumor juga patut dipertimbangkan, karena untuk stadium 1 dan 2 masih bersifat jinak. Ketika tumor tersebut memasuki stadium 3 dan 4 sudah kita sebut ‘kanker’.

Kanker otak di Indonesia sudah diperkirakan menjangkiti 1200 kasus pada pria dan wanita 800 kasus. Walau begitu, tidak usah terlalu cemas. Karena faktor genetik yang sangat berpengaruh tumbuhnya sel kanker otak.

Tanda gejala kanker otak, antara lain :

  1. Kejang

Kejang adalah salah satu gejala kanker otak yang pertama kali muncul, terutama jika Anda tidak pernah memiliki riwayat kejang sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh tumor kanker yang mengiritasi otak sehingga membuat sel saraf otak bekerja tidak terkendali, dan menyebabkan anggota tubuh Anda bergerak menyentak tiba-tiba.

Gejala kejang tidak selalu kelojotan. Anda bisa mengalami kejang hebat di seluruh tubuh, sentakan (kedutan) di bagian tubuh tertentu, kekakuan satu anggota badan, atau sensasi kaku di salah satu bagian wajah. Kejang juga dapat berupa perubahan sensasi (penglihatan, penciuman, atau pendengaran) tanpa kehilangan kesadaran, bengong sesaat, mata mendelik sekejap, atau tanda lain yang tidak disadari penderita bahkan orang di sekitarnya.

  1. Sakit kepala

Selain kejang, sakit kepala adalah gejala awal lainnya yang timbul akibat kanker otak. Akan tetapi, apa bedanya sakit kepala gejala kanker otak dengan sakit kepala biasa?

Menurut Mike Chen, ahli bedah saraf di City of Hope Hospital di California, sakit kepala bisa jadi gejala kanker otak apabila hadir mendadak, terjadi terus-menerus, dan cenderung memburuk karena tidak kunjung mempan diobati pakai obat biasa.

Sakit kepala tanda kanker otak juga seringnya terjadi saat Anda bangun pagi, akibat adanya peningkatan tekanan otak selama berbaring di tempat tidur dalam jangka waktu lama. Tingkat keparahan sakit kepala dapat sangat bervariasi, tergantung dari besar-kecilnya ukuran tumor kanker atau seberapa cepat pertumbuhan tumor tersebut.

  1. Kelemahan dan mati rasa

Setiap gerak tubuh diatur dan dikendalikan oleh otak. Adanya tumor kanker bisa mengganggu kerja otak ini, sehingga menyebabkan tubuh kehilangan fungsi geraknya. Kelemahan tubuh bisa terjadi di satu sisi saja atau keduanya.

Kanker otak juga bisa menyebabkan tubuh mengalami mati rasa atau kesemutan di tangan dan kaki. Mati rasa dan kesemutan terjadi karena tumor berkembang di batang otak, tempat di mana otak terhubung dengan sumsum tulang belakang.

  1. Perubahan penglihatan

Tumor otak yang menyerang atau berada di dekat saraf mata bisa menyebabkan penglihatan ganda, penglihatan kabur, dan kehilangan penglihatan bertahap. Anda mungkin juga melihat titik-titik putih atau bentuk acang yang mengapung di jarak pandang Anda.

Namun sayangnya, kebanyakan orang tidak menyadari berbagai gangguan penglihatan ini sebagai gejala kanker otak. Anda bahkan mungkin tidak begitu memperhatikan perubahan penglihatan mata Anda sampai Anda terus-menerus mengalami keteledoran saat beraktivitas, misalnya kejedot tembok karena salah memperkirakan jarak atau bahkan kecelakaan mobil berulang kali.

Terlebih, tingkat keparahan perubahan penglihatan ini bisa berbeda pada setiap pasien kanker, tergantung pada ukuran dan jenis tumornya.

  1. Perubahan cara bicara

Bicara gagap atau terbata-bata, berbicara melantur, hingga kesulitan mengucap nama benda padahal sudah di ujung lidah adalah gejala kunci dari kanker otak lobus frontal atau temporal. Lobus adalah area otak yang terkait dengan fungsi motorik dari pemahaman bahasa dan bicara.

  1. Gangguan kognitif

Kanker otak bisa menyebabkan gangguan kognitif, seperti sulit mengingat, konsentrasi buruk, mudah bingung atau linglung, kesulitan berpikir jernih, kesulitan memproses informasi, dan kesulitan memahami apa yang orang lain katakan.

  1. Kehilangan keseimbangan

Fungsi motorik dan koordinasi tubuh dikendalikan oleh batang otak. Jika ada tumor ganas di bagian otak ini, Anda cenderung mudah untuk kehilangan keseimbangan yang bisa ditandai dengan merasa goyah ketika berdiri; berdiri miring ke satu sisi tanpa disadari; sering jatuh; hingga sulit berjalan, terutama dalam kegelapan.

Masalah keseimbangan juga merupakan gejala silent multiple sclerosis, itu sebabnya gejala kanker otak seringkali salah didiagnosis. Maka, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter jika Anda mencurigai gejala-gejala di atas terjadi pada Anda.

  1. Perubahan Kepribadian

Seperti yang sudah kita ketahui, otak bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia serta mengkoordinir sebagian besar gerakan, dan perilaku kita. Nah, keberadaan tumor didalam otak (utamanya di lobus frontal) ini tentu saja akan berdampak langsung pada perubahan sifat atau kepribadian orang tersebut.

Meskipun terkadang si penderita tidak merasa sama sekali adanya perubahan, namun orang-orang disekitar seperti keluarga atau teman dekat akan merasakannya. Perubahan kepribadian itu membuat penderitanya cenderung lebih agresif, kasar dan cepat marah, sering mengucapkan sumpah serapah atau kata-kata kotor, dan menjadi bersikap apatis atau tidak peduli lagi pada sekitar.

  1. Gangguan Hormon

Tanda gejala kanker otak berikut ditandai dengan adanya gangguan hormon. Mungkin banyak yang belum tahu, jika kelenjar pituitari yang letaknya di dasar otak, dibelakang jembatan hidung ini, memiliki peran teramat penting bagi produksi dan pengaturan hormon. Apabila daerah ini diserang tumor maka tentu saja akan sangat memengaruhi hormon, yang akan menimbulkan gejala mirip dengan gangguan endokrin.

Itulah 9 tanda gejala kanker otak yang harus Anda waspadai. Semoga bermanfaat ..

 

Tanda Gejala Kanker Otak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Faktor Resiko Kanker Otak dan Pencegahan

Faktor Resiko Kanker Otak dan Pencegahan

 

Faktor Resiko Kanker Otak – Kanker otak adalah kondisi dimana terjadi pertumbuhan abnormal sel di otak. Kanker otak bisa timbul dari sel otak primer, atau dari sel-sel yang membentuk komponen otak lainnya (misalnya selaput otak, pembuluh darah), atau dari pertumbuhan sel kanker yang berkembang di organ lain dan yang telah menyebar ke otak oleh aliran darah (metastasis atau kanker otak sekunder).

Faktor Resiko Kanker Otak

Meski banyak pertumbuhan di otak yang populer disebut tumor otak, tidak semua tumor otak bersifat kanker. Tumor hanyalah sekumpulan sel yang tumbuh berlebihan. Tumor jinak atau benigna terdiri dari sel-sel yang tidak bersifat ganas. Tumor ganas atau maligna adalah sekumpulan sel-sel yang terdiri dari sel kanker dan bersifat ganas. Kanker adalah istilah yang dicadangkan untuk tumor ganas. Tumor ganas terdiri dari sel-sel yang tumbuh secara agresif dan abnormal yang disebut sel kanker.

Faktor Resiko Kanker Otak

Jadi, sebenarnya apa faktor penyebab kanker otak ? Sesuai dengan riset yang telah dilakukan, secara garis besar ada dua penyebab penyakit kanker otak tersebut, yang pertama ialah otak tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, dan penyebab kanker otak yang kedua ialah karena penggunaan bahan zat berbahaya seperti alcohol dan zat adiktif seperti narkoba, heroin, dan yang lainnya. Berikut adalah beberapa faktor risiko kanker otak lainnya :

  1. Usia

Kanker otak dapat terjadi pada orang dengan usia berapa pun. tetapi secara umum, seiring dengan bertambahnya usia maka resiko terkena kanker otak akan bertambah. Di Inggris terjadi kasus sekitar 400 anak dibawah usia 15 tahun di diagnosis dengan tumor otak setiap tahunnya. Tumor otak ini merupakan jenis kanker yang paling sering terjadi pada anak-anak. terdapat sekitar 300 remaja dan dewasa (usia 15 hingga 24 tahun) di diagnosis dengan tumor otak setiap tahunnya. Pada kelompok usia ini kanker otak merupakan kanker paling sering terjadi ke empat.

  1. Faktor Genetik

Salah satu faktor risiko kanker otak adalah faktor genetik, yang mana jika ada salah satu anggota keluarga Anda memiliki riwayat kesehatan sebagai penderita kanker otak, maka Anda dan anggota keluarga yang lain memiliki resiko terkena penyakit kanker otak.

  1. Perubahan Kromosom

Setiap sel normal dalam setiap tubuh manusia memiliki 23 pasang kromosom. Perubahan kromosom yang paling umum pada tumor otak terjadi pada kromosom 1, 10, 13, 17, 19, dan 22. Perubahan pada kromosom 1 dan 19 adalah yang paling sering ditemukan di oligodendrogliomas dan perubahan pada kromosom 22 adalah yang paling sering ditemukan di meningioma.

Mungkin kita mengalami kekhawatiran tentang tumor otak yang terjadi karena faktor keturunan. Untuk itu mulailah untuk mengetahui sejarah keluarga dengan mengkonsultasikan dengan dokter keluarga. Meskipun skrining rutin untuk tumor otak saat ini belum tersedia (merupakan cara mencegah kanker payudara atau kanker leher rahim secara dini), namun ciri-ciri dan gejala kanker otak yang tidak biasa seperti sakit kepala atau kehilangan memori jangka pendek dapat diselidiki dalam sejarah keluarga atau pada kondisi sehari-hari.

  1. Infeksi virus dan Alergen

Infeksi virus Epstein Barr (EBV) mempengaruhi peningkatan resiko limfoma. EBV juga lebih dikenal sebagai virus penyebab mononucleosis. Dalam penelitian lain, virus tingkat tinggi yang disebut cytomegalovirus (CMV) telah ditemukan pada jaringan tumor otak namun arti temuan ini masih dalam penelitian. Beberapa jenis virus lain telah terbukti menyebabkan tumor otak yang dilakukan dalam percobaan pada hewan,   namun masih banyak diperlukan data untuk mengetahui apakah paparan infeksi virus dapat menjadi penyebab kanker otak.

  1. Benturan

Faktor risiko kanker otak lainnya adalah adanya trauma pada kepala akibat kecelakaan atau benturan hebat yang terjadi di kepala. Trauma tersebut dapat memicu pertumbuhan sel yang abnormal pada otak dan kemudian akan berkembang menjadi kanker otak.

  1. Radiasi Benda Elektronik

Radiasi tinggi dari dari benda elektronik, salah satunya ponsel dapat menjadi penyebab kanker otak. Aliran sinyal ponsel dengan level tertentu dapat menimbulkan pertumbuhan sel abnormal pada otak. Sebaiknya Anda mematikan ponsel Anda ketika Anda tidur atau mengganti mode ponsel ke mode terbang.

  1. Makanan

Makanan yang mengandung zat karsinogenik yang terdapat pada makanan yang diawetkan dan diasinkan dapat memicu pertumbuhan sel abnormal pada otak. Selain itu, Makanan berlemak dan berprotein tinggi juga dapat memicu munculnya sel abnormal pada otak yang kemudian akan berkembang menjadi kanker.

Nah, dengan menerapkan pola hidup yang sehat, pola makan yang bergizi dan olahraga yang teratur serta rajin cek kesehatan kedokter akan mengurangi faktor resiko kanker otak.

Pencegahan Kanker Otak

S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal ANTIKANKER yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai ANTIAGING dan ANTIOKSIDAN yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Pengobatan Kanker Otak Stadium 1Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, KINI GILIRAN Anda !

Faktor Resiko Kanker Otak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Kanker Otak Stadium 2

Cara Mencegah Kanker Otak Stadium 2

 

Cara Mencegah Kanker Otak Stadium 2 – Kanker otak termasuk jenis kanker yang sering menyerang baik di kalangan anak-anak maupun orang dewasa di berbagai tingkatan usia. Penyakit satu ini menyerang otak yang menjadi organ paling vital dalam mengatur seluruh sistem di dalam tubuh. Karena itu penderita kanker otak biasanya akan mengalami gangguan baik pada saraf, fisik maupun fungsi organ tubuh lainnya. Kanker otak dapat dibagi dalam beberapa stadium untuk menunjukkan tingkat keparahan dan luasnya persebaran sel kanker. Untuk kanker otak stadium 1 sendiri biasanya belum dapat dirasakan oleh si penderita, karena itu sangat jarang ada orang terdeteksi penyakitnya pada tahap ini. Kebanyakan penderita kanker otak terdiagnosis setelah memasuki stadium lanjut dan kebanyakan berada di stadium 2.

Cara Mencegah Kanker Otak Stadium 2

Kanker otak stadium 2 sudah lebih dapat dirasakan ciri-ciri maupun gejalanya. Ciri-ciri kanker otak stadium 2 yang juga hampir sama dengan gejala kanker otak pada wanita biasanya menunjukkan kondisi yang masih tergolong ringan hingga mulai terasa berat, namun masih bisa ditahan dan penderitanya masih dapat beraktivitas secara normal. Gejala ciri-ciri kanker otak dan penyebab kanker otak pada remaja sebaiknya diketahui oleh semua orang agar jika terjadi pada dirinya penyakit tersebut bisa segera diketahui dan diberi penanganan yang tepat.

Lalu adakah cara mencegah kanker otak sebelum gejala menjadi parah atau bahkan mencegahnya dari nol supaya kita tak benar-benar terserang kanker otak? Di bawah ini beberapa cara ampuh yang boleh diintip dan bahkan dipraktikkan.

  1. Menghindari Paparan Agen Lingkungan Tertentu

Ada paparan agen tertentu di sebuah lingkungan yang akan menaikkan risiko seseorang terkena kanker otak. Contoh paling umum adalah vinil klorida di mana bahan atau zat ini adalah sebuah peningkat potensi kanker otak yang akan dengan mudah kita jumpai di daerah yang banyak lokasi pabrik serta tanaman-tanaman yang bisa memancarkan bahan kimia ke udara. Penyebab utama dari terjadinya kanker saat masih kanak-kanak adalah paparan radiasi bahan kimia tersebut ke kepala menurut American Cancer Association.

  1. Menghindari Pemakaian Ponsel Terlalu Sering

Zaman sekarang tampaknya akan sulit menghimbau orang untuk tidak menggunakan ponsel secara terus-menerus atau menyarankan agar ponsel digunakan di saat yang penting saja. Semakin canggihnya ponsel di zaman modern ini, orang semakin melekat dengan alat komunikasi canggih dan praktis ini sehingga setiap hari dan setiap saat tampak tak bisa lepas darinya. Padahal bahaya radiasi HP menyebabkan kanker otak juga perlu untuk diketahui serta diwaspadai, baik oleh orang dewasa maupun anak-anak.

Untuk mencegah kanker otak, ponsel sebaiknya hanya dipakai saat memang kita harus menerima panggilan atau membalas pesan. Bila memang pekerjaanlah yang mengharuskan kita untuk menggunakan ponsel sering-sering, maka perangkat hands-free seharusnya selalu disiapkan. Dengan bantuan perangkat tersebut, energi frekuensi radiasi yang terpancar akan lebih jauh dari kepala kita sehingga otomatis lebih aman.

  1. Membatasi Konsumsi Alkohol

Mengonsumsi alkohol apalagi dalam frekuensi yang cukup sering dan takaran yang berlebihan akan mampu menaikkan risiko terkena kanker otak. Sudah menjadi rahasia umum bahwa minuman keras dapat mengganggu kinerja dan fungsi saraf tubuh, itulah yang menjadi alasan mengapa konsumsi alkohol harus dibatasi mulai dari sekarang. Minum minuman beralkohol seperti yang dinyatakan oleh University of Maryland Medical Center, ini dapat meningkatkan potensi memiliki tumor otak metastatis pada seseorang.

Ingat dengan jenis atau kategori kanker sekunder? Maka hal tersebut masuk ke dalam golongan tersebut karena pada dasarnya letak dari tumor otak ini ada di bagian lain tubuh selain otak, baru kemudian ada proses penyebaran mencapai otak lewat aliran darah. Contoh kasusnya adalah apabila kita memiliki kanker paru-paru di mana ini akan berkembang yang memungkinan kanker bisa merajalela dan mengganggu jaringan sistem saraf otak. Tak hanya kanker otak, minuman beralkohol jika dikonsumsi terlalu sering bakal memicu penyakit lain-lainnya yang juga tak kalah serius, kronis dan mengancam jiwa kita.

  1. Hindari atau Berhenti Merokok

Sudah tak perlu dipertanyakan lagi seberapa bahayanya rokok bagi kesehatan tubuh. Memang rokok dikenal sebagai penyebab utama dari kanker paru-paru, tapi sebenarnya rokok juga bisa menjadi peningkat risiko kanker otak. Seperti halnya minuman keras, telah dijelaskan bahwa ini bisa menjadi penyebab timbulnya kanker otak sekunder.

Ketika seseorang terserang kanker paru-paru, sel kanker muncul dan berasal dari organ paru-paru. Namun ketika penyebaran terjadi, sel kanker akan menyebar dan menuju ke bagian otak kita di mana kondisi ini biasanya sudah termasuk pada stadium lanjut. Bahaya rokok ternyata begitu mengerikan karena dapat secara bersamaan menyerang lebih dari satu organ vital tubuh kita, maka jangan ragu bila ingin berhenti merokok sekarang juga atau malah jangan pernah coba-coba untuk memulainya sama sekali.

  1. Menghindari Sinar UV

Selain dari paparan bahan kimia tertentu, penting adanya untuk juga melindungi tubuh serta otak kita dari paparan sinar UV atau matahari. Radiasi ultraviolet bukanlah hal yang baik karena bila kita terlalu sering terkena paparannya, ada kemungkinan besar untuk meningkatkan kanker otak. Memakai sunblock adalah cara yang paling dianjurkan saat kita beraktivitas di luar rumah sehingga paparan sinar matahari dapat dibatasi dan dengan melakukan cara ini otomatis bakal mengurangi risiko kanker otak juga.

  1. Aktif Berolahraga

Aktif bergerak tak akan pernah merugikan tubuh kita karena berolahraga secara rutin hanya akan membuat tubuh kita sehat dan jauh dari penyakit, termasuk kanker otak. Paling tidak melakukan 3-4 kali olahraga dalam seminggu, khususnya latihan kardiovaskular akan menjaga tubuh kita tetap sehat dan akan meminimalisir risiko perkembangan kanker otak. Bila ingin melakukan olahraga ringan yang sangat efektif, cobalah untuk berjalan sejauh 10 ribu langkah setiap hari atau sama dengan sejauh 8 kilometer.

Siapkan pedometer agar kita bisa tahu sudah seberapa banyak langkah yang ditempuh. Atau, bisa juga mempertimbangkan jenis olahraga lainnya, seperti bersepeda, berenang atau jogging di mana latian kardio ini akan menjaga kesegaran fisik serta otak kita. Ingat bahwa olahraga seperti yang dianjurkan tersebut terkenal efektif juga untuk menghilangkan atau setidaknya mengurangi stres, jadi sangat patut dan terekomendasi untuk dicoba segera.

  1. Tidak Mengonsumsi Obat Tanpa Resep Dokter

Kebanyakan dari kita pasti pernah atau justru sering menggunakan obat tertentu untuk menyembuhkan penyakit tertentu tanpa resep dari dokter, khususnya seperti antibiotik yang merupakan jenis obat dengan efek keras. Hal-hal seperti ini kiranya dapat dihindari karena mengonsumsi obat tanpa adanya resep rujukan dari dokter bisa-bisa malah berisiko buruk dan fatal bagi tubuh kita. Salah satu bahayanya adalah perkembangan sel kanker malah dapat dirangsang oleh efek obat tersebut.

  1. Membatasi Makanan Tak Sehat

Mungkin sebagian dari kita bertanya-tanya seperti apakah jenis makanan yang tergolong tak sehat dan bisa memicu kanker otak. Untuk mencegah kanker otak, sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan dengan zat kimiawi buatan tinggi, makanan yang dibuat dengan bahan pengawet nitrit, makanan yang dibakar serta makanan yang melalui proses pengasapan. Sesekali saja tentu boleh untuk menikmatinya, tapi kalau terlalu sering apalagi setiap hari sebaiknya jangan coba-coba atau otak kita akan terkena dampak buruknya.

  1. Menjauhi Stres Berlebihan

Stres kelihatannya memang sangat umum terjadi pada siapa saja, tapi kondisi ini tak dapat diabaikan maupun disepelekan sebab stres juga adalah salah satu sumber penyakit. Untuk menghindari kanker otak, cara yang perlu dilakukan adalah dengan mengurangi stres dan kalau perlu menghindarinya. Perbanyak waktu istirahat, atau setidaknya buat waktu istirahat yang cukup supaya stres tidak menumpuk.

Stres biasanya bisa hilang dengan melakukan refreshing, jadi tak ada salahnya mengambil waktu untuk jalan-jalan sendiri atau bersantai bersama teman menghabiskan waktu menyenangkan bersama. Seperti yang sudah dibahas, olahraga juga termasuk cara melepas stres paling ampuh. Kanker otak serta jenis kanker lainnya dapat menyerang orang yang mudah stres juga.

  1. Pemeriksaan Fisik

Setidaknya yang paling betul adalah 2 kali setahun kita perlu memeriksakan fisik atau melakukan check up dan hal ini memang akan sangat berguna bagi diri kita, khususnya jika memang ada gejala-gejala abnormal yang mulai timbul. Dengan mengunjungi dokter serutin mungkin, misalpun benar ada tumor otak, ini akan mampu diidentifikasi di tahap awal dan hal ini sangatlah penting demi penanganan yang lebih mudah. Sel kanker akan lebih mudah dilawan atau dibunuh ketika masih pada stadium awal dan pemulihan juga akan lebih cepat dengan menanganinya sedari awal. Pemeriksaan juga penting kalau seseorang memiliki anggota keluarga dengan riwayat kesehatan menderita kanker otak.

Selalu ingat bahwa tumor otak dapat menjangkiti siapapun dan berapapun usia orang tersebut, bahkan tak sedikit juga anak-anak yang harus menderita penyakit ini. Walau penyebab utama akan tumor otak belumlah jelas sampai sekarang, tapi ada juga kemungkinan bahwa risiko timbulnya tumor otak dipicu oleh penyakit genetik, contohnya adalah neurofibromatosis.

Diketahui pula bahwa justru kebanyakan pengidap kanker otak adalah wanita meski ini bukan berarti pria tak dapat mengalaminya. Ini dapat dijadikan alasan mengapa penting mempunyai kesadaran diri tinggi untuk melaksanakan check up rutin karena kita perlu tahu kondisi kesehatan tubuh kita seluruhnya, termasuk organ otak kita. Sekian artikel mengenai cara mencegah kanker otak. semoga bermanfaat …

Cara Mencegah Kanker Otak Stadium 2

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Kanker Otak Rambut Rontok

Ciri-Ciri Kanker Otak Rambut Rontok

 

Ciri-Ciri Kanker Otak Rambut Rontok – Penyakit kanker memang menjadi momok menakutkan bagi semua orang, termasuk kanker otak yang sering merenggut nyawa penderitanya. Kanker otak dapat terjadi pada siapa saja, namun penderita terbesar ditemukan pada orang yang terpapar radiasi untuk waktu yang lama. Kanker otak adalah kondisi di mana tumbuhnya tumor berbahaya pada otak. Penyakit ini dibagi menjadi dua tipe. Terdiri dari kanker otak primer (terhitung terjadi sebanyak 75% dari seluruh kasus tumor otak) yang penyebabnya datang dari otak, dan kanker otak sekunder (25% dari seluruh kasus kanker otak) yang muncul dari bagian tubuh lain dan menyebar sampai ke otak.

Sekitar 40% kanker otak diawali dari penyangga neuron yaitu sel tumor Glial. Sel U glial termasuk juga tumor astrocytes, tumor glia primer, oligodendrocytes glioma, meningioma ventricular, dan medulloblastoma.

Ciri-Ciri Kanker Otak Rambut Rontok

Ciri-Ciri Kanker Otak Rambut Rontok

Tipe kanker otak sekunder biasanya disebabkan dari menyebarnya kanker dari payudara, paru-paru, ginjal, usus besar, dan melanoma pada kulit. Kanker otak  adalah kondisi yang tidak dapat dihindari tapi sebagian besar dapat ditangani jika terdeteksi sejak awal.

Kanker otak sekunder lebih sering terjadi pada orang dewasa. Kanker otak primer bisa menyerang siapa saja tapi lebih sering untuk anak usia di bawah 15 tahun dan orang-orang paruh baya.

Penyebab Kanker Otak

Sebagian besar kanker otak adalah hasil penyebaran kanker yang berasal dari organ tubuh lain melalui aliran darah. Sedangkan penyebab kanker otak yang berasal langsung dari otak masih belum diketahui.

Risiko menderita kanker otak primer bisa menjadi lebih tinggi dengan adanya penyakit genetik berikut ini:

  • Sklerosis Tuberose.
  • Sindrom Gorlin.
  • Sindrom kanker Li-Fraumeni.
  • Sindrom Turcot.
  • Sindrom von Hippel-Lindau.

Berikut ini adalah faktor-faktor yang berpotensi meningkatkan risiko terjangkit tumor otak:

  • Faktor keturunan. Memiliki anggota keluarga yang terdiagnosis dengan tumor otak.
  • Otak terekspos radiasi saat menjalani tindakan radioterapi.
  • Terpapar zat kimia, seperti formaldehida.
  • Infeksi virus HIV.
  • Merokok.
  • Terpapar racun dari lingkungan sekitar.

Kaitan antara frekuensi radio dari pemakaian ponsel dan tumor otak, masih belum diketahui. Energi dari frekuensi radio dapat menghasilkan panas yang kemudian meningkatkan suhu tubuh dan merusak jaringan sel tubuh yang terpapar. Untuk saat ini, telah disimpulkan bahwa frekuensi radio dari ponsel terlalu rendah untuk menghasilkan efek tersebut. Penelitian untuk memastikan hal ini masih terus berlanjut.

Gejala dan ciri-ciri kanker otak biasanya tidak begitu terasa saat masih tahap awal, namun tanda awal kanker otak akan terus bertambah parah seiring meluasnya perkembangan sel kanker di otak. Salah satu gejala awal kanker otak yang sering dialami oleh penderitanya yaitu rambut yang rontok parah dan tidak berkurang meski telah diobati atau menggunakan sampo anti rontok. Gejala kanker otak stadium 1 ini sering dianggap kekurangan nutrisi rambut atau kerusakan rambut yang normal terjadi, karena itu penyakit ini sulit dideteksi sejak dini. Tentu saja efek kanker otak pada penderita cukup besar, karena otak merupakan organ yang mengatur seluruh aktivitas dalam tubuh, baik dalam hal gerak dan proses metabolisme. Karena itu penting sekali untuk mengetahui dan mengenali lebih jauh tentang kerontokan rambut sebagai salah satu ciri adanya kanker otak.

Mengapa Rambut Rontok saat Mengidap Kanker Otak ?

Kanker otak merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan rambut rontok parah karena sel kanker yang berkembang di otak membuat akar rambut ikut terkena imbasnya dan menjadi rusak. Rusaknya sel akar rambut tentu menjadikan rambut tidak kuat dan akhirnya rontok satu per satu. Meluasnya sel kanker hingga merusak pembuluh darah di sekitar otak dan kepala juga turut mempengaruhi kerontokan rambut. Karena pembuluh darah membawa nutrisi ke akar rambut, jika pembuluh darah rusak maka rambut akan kekurangan nutrisi. Akhirnya rambut akan menjadi rusak hingga rontok parah.

Kerontokan rambut pada penderita kanker otak sangat tidak wajar, mulanya memang yang rontok hanya hitungan helai. Namun semakin lama rambut yang rontok bertambah banyak, bahkan hingga segumpal hingga dapat menyebabkan kebotakan. Maka hal yang wajar jika kita melihat penderita kanker otak yang kepalanya botak karena rambutnya telah rontok akibat keganasan sel kanker. Kehilangan rambut menandakan penyakit kanker otak telah cukup parah dan sel kankernya telah cukup luas menginvasi jaringan di sekitarnya.

Cara Mencegah Kerontokan Rambut Akibat Kanker Otak

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah rambut yang rontok akibat kanker otak. Bahkan kita bisa mencegah kanker otak sebelum penyakit tersebut menyerang kita. Beberapa yang bisa kita lakukan antara lain:

  • Mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi, serta menghindari makanan yang mengandung lemak, pengawet, penyedap rasa, pewarna, dan bahan kimia lainnya seperti pada makanan junkfood.
  • Menjalani pola hidup sehat dan kelola stres agar tidak membebani pikiran. Stres yang berlangsung lama dapat menurunkan imunitas tubuh dan menyebabkan seseorang mudah terserang kanker.
  • Hindari mengkonsumsi alkohol dan jauhi merokok.
  • Cukupi kebutuhan tidur, tidur yang berkualitas akan meningkatkan kebugaran tubuh dan meningkatkan kualitas kerja.
  • Hindari obesitas, karena kegemukan dapat menimbulkan berbagai penyakit di dalam tubuh.
  • Rutin berolahraga, tidak perlu yang terlalu berat. Berlari pagi, bersepeda dan berenang yang dilakukan secara rutin selama 30 menit setiap harinya sudah cukup untuk membantu meningkatkan stamina dan mencegah berbagai penyakit.
  • Lakukan diet sehat dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di pusat pelayanan kesehatan terdekat.

Jika tindakan pencegahan di atas dilakukan dengan benar, maka penyakit kanker otak dapat dihindari dan tubuh akan senantiasa sehat. Jika kanker otak terlanjur diderita, langkah pengobatan kanker otak secara medis perlu dilakukan segera agar penderitanya dapat tertolong. Sekian artikel mengenai Ciri-Ciri Kanker Otak Rambut Rontok, semoga bermanfaat …

Ciri-Ciri Kanker Otak Rambut Rontok

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Menyembuhkan Kanker Otak Secara Alami

Cara Menyembuhkan Kanker Otak Secara Alami

 

Cara Menyembuhkan Kanker Otak – Kanker otak merupakan penyakit bersifat diam (silent killer) yang berbahaya. Karena sifatnya itu, seringkali penyakit kanker otak baru terdeteksi setelah memasuki stadium lanjut. Jika rasa sakit di bagian kepala telah memuncak, ada kemungkinan, kanker itu telah menyebar ke bagian tubuh lain (metastasis). Kalau sudah begitu, penanganan kanker menjadi lebih rumit dan berisiko.

Cara Menyembuhkan Kanker Otak

Penyebab seseorang menderita kanker otak karena disebabkan oleh dua hal. Pertama, karena disebabkan oleh faktor genetik atau keturunan. Jika ada salah satu keluarga seperti ayah, ibu, atau keluarga dari ayah atau ibu yang mempunya riwayat menderita kanker otak, maka resiko menderita kanker otak lebih besar. Kedua, karena faktor radikal bebas, seperti polusi, pola makan dan hidup yang tak sehat. Apalagi semakin maraknya makanan-makanan siap saji yang banyak mengandung bahan pengawet, pewarna dan penyedap yang tidak baik untuk kesehatan tubuh kita.

Cara menyembuhkan kanker otak secara alami bisa anda lakukan sendiri. Dalam upaya cara menyembuhkan kanker otak sekarang ini masih belum dapat ditolong secara pasti dengan menggunakan peralatan kedokteran yang canggih sekalipun. Dan juga banyak para penderita kanker otak pasrah dan tak ingin mendapatkan perawatan secara medis karena takut oleh peralatan rumah sakit yang membuat mereka lebih merasa menderita, ataupun menjalankan kemotrapi yang menyakitkan. Namun menurut beberapa penelitian ada beberapa tumbuhan dan buah yang dapat digunakan untuk cara menyembuhkan kanker otak secara alami. Lalu apa saja tumbuhan itu ? Berikut adalah ulasannya :

  1. Manggis

Cara Menyembuhkan Kanker OtakMerupakan tanaman tropis yang memiliki buah bernama manggis, beberapa produk obat herbal melakukan ekstrak terhadap tanaman ini dan menjadi kemasan kecil – kecil yang siap minum. Cara membuat ekstrak / mengambil zat pada kulit manggis:

  • Siapkan 2 air gelas secukupnya
  • Panaskan air hingga meluap luap
  • Potong kulit manggis menjadi kecil – kecil, kalau bisa cari kulit manggis yang bewarna kemerah merahan
  • Campurkan potongan kulit manggis tersebut ke dalam air mendidih
  • Tunggu sampai air menjadi kehitaman
  • Pisahkan antara air dan kulitnya, serta tuangkan air-nya kedalam gelas.

Kelebihan ekstrak dari produk – produk kemasan memang ada lebihnya, salah satunya adalah bahan bukan dari ekstrak kulit manggis, melainkan dari ekstrak daun sirsak, bunga bakung, dll juga ditambahkan dan digunakan untuk memperkuat zat kimia alami di dalamnya.

Manfaat dari air rebusan kulit manggis diantaranya adalah mampu melawan penyakit ganas seperti tumor otak, kanker payudara, diabetes, TBC, asam urat dan asma.

  1. Kunyit putih

Mendengar kunyit putih pasti tidak asing lagi bukan? Kunyit putih sangat terkenal di negara indonesia dan negara cina, sebagai bahan obat herbal yang efektif mengusir sel kanker dan tumor.

Menurut penelitian dari American Institute Cancer Report (New York Time) tanggal 1 juni 1999 oleh pakar fakultas farmasi dan penelitian dari indonesia UGM Yogyakarta menyatakan bahwa kunyit memiliki Ribosome Incating Protein yang berfungsi menonaktifkan sel kanker, dan memblokir pertumbuhan sel kanker, mencegah kerusakan genetik, anti peradangan (Zat Anti – curcumin). Tak hanya itu, kunyit putih ini banyak digunakan oleh tabib – tabib cina sebagai pengobatan herbal.

Cara membuatnya bisa dikreasikan sendiri – sendiri, salah satunya :

  • Parut kunyit putih sampai halus
  • Peras air- nya dan minumlah
  1. Daun Ceremai

Ceremai merupakan pohon yang memiliki 3 bagian yaitu daun, buah dan akar, nama lain tumbuhan ini adalah Phyllanthus Acidus. Cara Menyembuhkan Kanker Otak

Menurut penelitian dari Universitas Muhammadiyah Surakarta menyebutkan bahwa, daun ceremai bermanfaat untuk mengobati dan menjaga batuk berdahak, disentri, sariawan dan kanker. Kandungan menunjukan bahwa KBM ekstrak etanol 80% terhadap E coli, ATTC, tak hanya itu kandungan daun ceremai memiliki flavonoid, tanin, dan saponin yang dapat membunuh bakteri. Cara Menyembuhkan Kanker Otak

Cara membuat :

  • Potong daun seperlunya
  • Campurkan 3 gelas air bersih.
  • Didihkan dan saring
  • Minumlah air tersebut 3 kali sehari
  1. Daun Dewa

Daun dewa merupakan tanaman obat yang sering digunakan oleh negara cina dan myanmar, tanaman obat tersebut biasa digunakan oleh mereka untuk aneka penyembuhan penyakit ganas seperti kutil panas, kolesterol, pendarahan, dan memperbaiki peredaran darah. Cara Menyembuhkan Kanker Otak

Kandungan pun hampir sama pada daun ceremai yaitu saponin yang sangat efektif membasmi bakteri. Flavonoid, sekuiterpen lakton dan monoterpen dalam kandungan daun dewa berperan sebagai menghentikan pertumbuhan sel kanker, yang mana pada sel tumor otak pada stadium satu selalu mengalami perkembangbiakan sel atau sel tumor otak tersebut dapat menggandakan diri secara terus menerus sehingga menyebabkan penderita memasuki stadium akhir. Cara membuat :

  • Rebus air hingga mendidih
  • Masukan 30 gram daun dewa
  • Saring dan minumlah

Untuk menambah efek ekstra anda bisa menambahkan 20 gram temu putih dan tanaman jombang. Cara Menyembuhkan Kanker Otak

  1. Buah Mengkudu

Mengkudu merupakan buah yang manis dan memiliki daging, mengkudu juga memiliki kandungan dammacenthel yang berguna melawan pertumbuhan sel dan mencegahnya. Cara membuat :

  • Potong buah mengkudu
  • Masukkan ke dalam blender
  • Saring dan minum sarinya.

Lebih baik di jus, hal ini dikarenakan penderita kanker otak susah untuk diajak makan, maka dari itu lebih baik dibuat minuman saja.

  1. Keladi Tikus

Keladi tikus merupakan tanaman sejenis umbi, banyak nama lain dari tanaman ini yaitu kalamayong, trenggiling mentik dan ileus. Ada dua bagian yang dimanfaatkan untuk penyembuhan kanker yaitu daun, umbi dan akarnya, namun menurut hasil penelitian zat kimia alami pada umbi lebih besar dari pada daunnya, maka dari itu orang – orang memanfaatkan akarnya dari pada daunnya.

Kandungan Ribosome incating protein (RIP) pada keladi tikus berfungsi sebagai menghentikan penggandaan diri pada sel kanker otak dan berperan sebagai menghancurkan sel – sel kanker dan mencegah kerusakan genetik

Cara membuat :

  • Cuci keladi tikus hingga bersih dan potong umbi nya saja
  • Masukan umbi dari keladi tikus sebanyak 50 gram ke dalam blender
  • Tambahkan air secukupnya
  • Pisahkan ampas dan airnya
  • Minum air dari sari umbi keladi tikus 3x sehari (pagi, siang, dan sore)
  1. Daun Sirsak

Obat kanker otak yang tak kalah terkenalnya yaitu daun sirsak, daun ini biasa dicampurkan dengan obat herbal manggis, bahkan di produk – produk herbal terkenal selalu mencantumkan kandungan daun sirsak.

Itulah 7 cara menyembuhkan kanker otak yang sering digunakan. Semoga bermanfaat

 

Cara Menyembuhkan Kanker Otak Secara Alami

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Kanker Otak Stadium Awal Bisa Sembuh

Kanker Otak Stadium Awal Bisa Sembuh

 

Kanker Otak Stadium Awal Bisa Sembuh – Kanker adalah salah satu penyakit kronis yang sulit disembuhkan apalagi jika menyerang organ otak karena otak sendiri memiliki fungsi untuk menggerakkan semua bagian anggota tubuh manusia. Pertumbuhan sel-sel yang tidak normal pada otak akan berakibat tumbuhnya sel kanker secara tidak terkendali dan dapat beralih menjadi ganas jika terlambat diberikan penanganan. Penyebaran kanker pada otak lebih cepat terjadi karena di organ vital ini mengandung berjuta-juta sel saraf yang bertugas mengendalikan organ tubuh lainnya. Hal inilah yang menyebabkan pentingnya mendiagnosa penyakit kanker otak sedari dini untuk mendapatkan penanganan dengan cepat dan akurat.

Kanker Otak Stadium Awal Bisa Sembuh

Kanker Otak Stadium Awal Bisa Sembuh

Kanker otak ini bisa terjadi secara bertahap, yaitu stadium satu, stadium dua, stadium tiga, dan stadium akhir atau stadium empat. Penderita kanker otak stadium 1 pada umumnya belum menunjukkan tanda-tanda yang signifikan. Hal inilah yang menyebabkan kanker otak stadium 1 menjadi sulit ditangani, karena sulitnya deteksi dini. Namun selalu ada tanda-tanda awal yang dapat diamati, seperti misalnya rasa pusing yang sering disertai rasa mual.

Gejala kanker otak stadium 1 biasanya belum menunjukkan tanda tanda, namun penyakit serius ini masih tetap harus diwaspadai sejak dini.

Gejala awal yang timbul akibat kanker otak sangat bervariasi, tergantung pada bagian otak mana yang diserang. biasanya penderita kanker otak stadium 1 mengalami pusing kepala dan mual, adapun gejala lain yang timbul dan harus diwaspadai, Antara lain :

  • Penglihatan berkurang
  • Gangguan berbicara
  • Pendengaran jadi terganggu
  • Keseimbangan tubuh menurun
  • Gangguan saraf
  • Penurunan kesadaran
  • Kesulitan berjalan

Penyebab

Faktor Dalam

Kanker Otak Stadium satu bisa datang dari dalam diri kita sendiri seperti adanyanya faktor keturunan atau genetik. Apabila anda mempunyai kerabat yang memiliki riwayat kanker otak maka peluang anda menderita kanker otak dua kali lebih besar daripada mereka yang keluarganya tidak mempunyai penderita kanker otak. Selain itu apabila anda pernah mempunyai riwayat benturan kepala, benturan ini juga di kemudian hari dapat menimbulkan trauma pada jaringan otak sehingga menimbulkan jaringan abnormal dalam otak yang nantinya akan berkembang menjadi kanker otak.

Faktor Luar

Faktor luar penyebab kanker otak stadium satu adalah pola makan dan radiasi. Selain itu apabila anda mengonsumsi obat-obatan secara  terus-menerus pun dapat menimbulkan efek kanker. Merokok, mengkonsumsi makanan berlemak, penggunaan minyak goreng yang berulang-ulang, dan paparan radiasi juga akan memicu sel kanker dalam otak anda sama halnya dengan penyebab kanker paru-paru.

Kanker otak stadium awal bisa sembuh ?

Kanker otak stadium awal bisa sembuh total dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

Pengobatan Kanker Otak Stadium 1

 Keunggulan S.Lutena Naturally Plus

  • Aman dan bisa dikonsumsi oleh siapa saja, termasuk ibu menyusui dan bayi. Bahkan sangat dianjurkan untuk mulai diberikan kepada anak-anak karena Super Lutein mampu mememenuhi nutrisi tumbuh-kembang anak, meningkatkan daya kosentrasi, meningkatkan daya tangkap, dan meningkatkan daya ingat. Oleh karena itu, dengan mengkonsumsi suplemen ini diharapkan dapat membantu prestasi anak di sekolah.
  • Membantu menyembuhkan penyakit tanpa menyebabkan ketergantungan. Namun apabila konsumsi dihentikan sebelum benar-benar sembuh, ada kemungkinan penyakit muncul kembali. Disarankan untuk tetap dikonsumsi supaya kesehatan tubuh terjaga.
  • Dapat dikonsumsi bersamaan dengan obat dokter. Namun agar mendapatkan hasil yang lebih optimal, sebaiknya antara waktu mengkonsumsi S.Lutena dengan obat dokter, obat china, kopi, teh, dll diberi jeda sekitar 1-2 jam.
  • Telah terdaftar BPOM (nomor registrasi SI.114302971) dan HALAL.

Prinsip Pengobatan Menggunakan Super Lutein (S. Lutena)

  1. Memperbaiki sistem metabolisme tubuh dengan detoksifikasi tubuh yaitu pengeluaran semua toksin dan racun yang mengendap dalam tubuh. Dalam proses detoksifikasi biasanya dikenal dengan istilah healing crisis (krisis healing) yaitu perasaan tidak nyaman dalam proses penyembuhan. Dalam tahap ini perlu dipahami bahwa tidak hanya bagian yang sakit saja yang akan mengalami detoksifikasi tapi seluruh organ tubuh. Makanya tidak mengherankan bila seseorang mengeluhan penyakit A tapi tidak hanya penyakit itu yang terasa healing crisis tapi seluruh tubuh juga mengalaminya. Healing crisis akan dirasakan lebih hebat bila seseorang mempunyai riwayat beberapa penyakit misalnya komplikasi diabetes. Contoh: Si A menderita katarak, tapi pada saat proses penyembuhan kataraknya tidak mengalami kemajuan yang diharapkan tetapi malahan dia merasakan sakit di daerah lain yaitu asam urat yang selama ini tidak pernah kambuh malah sakit sekali. Bila dia tidak menyadari hal itu pastilah dia akan marah karena dianggap itu adalah efek samping. Padahal itu adalah sebaliknya. S. Lutena mulai melakukan detoksifikasi pada bagian tubuh yang sebelumnya pernah menderita asam urat, asam urat tidak kambuh bukan berarti dia sudah terbebas dari asam urat tapi masih ada gejala yang kapan saja bisa muncul apalagi tanpa memperhatikan pantangan makanan yang tidak baik untuk asam urat. Setelah S. Lutena melakukan detoksifikasi di seluruh tubuh barulah super lutein mulai memaksimalkan fungsi-fungsi seluruh organ tubuh.
  2. Tahap mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh, dalam tahap ini setelah tubuh terbebas dari semua toksin dan racun barulah S. Lutena mendorong untuk mengotimalkan seluruh organ tubuh, dan biasanya mulai ada perbaikan dari bagian tubuh yang sakit.
  3. Tahap meregenerasi sel, dalam tahap ini S. lutena mempercepat pergantian sel-sel yang rusak dengan sel-sel tubuh yang baru, dalam tahap ini semua improvisasi dan tahap penyembuhan mulai berlangsung. Kami jual s lutena murah untuk seluruh wilayah Indonesia.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda !!

S Lutena juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Kanker Otak Stadium Awal Bisa Sembuh

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyebab Kanker Otak Yang Harus Diketahui

Penyebab Kanker Otak Yang Harus Diketahui

 

Penyebab Kanker Otak – Kanker otak adalah kondisi dimana terjadi pertumbuhan abnormal sel di otak. Kanker otak bisa timbul dari sel otak primer, atau dari sel-sel yang membentuk komponen otak lainnya (misalnya selaput otak, pembuluh darah), atau dari pertumbuhan sel kanker yang berkembang di organ lain dan yang telah menyebar ke otak oleh aliran darah (metastasis atau kanker otak sekunder).

Penyebab Kanker Otak Yang Harus Diketahui

Penyebab Kanker Otak Yang Harus Diketahui

Meski banyak pertumbuhan di otak yang populer disebut tumor otak, tidak semua tumor otak bersifat kanker. Tumor hanyalah sekumpulan sel yang tumbuh berlebihan. Tumor jinak atau benigna terdiri dari sel-sel yang tidak bersifat ganas. Tumor ganas atau maligna adalah sekumpulan sel-sel yang terdiri dari sel kanker dan bersifat ganas. Kanker adalah istilah yang dicadangkan untuk tumor ganas. Tumor ganas terdiri dari sel-sel yang tumbuh secara agresif dan abnormal yang disebut sel kanker.

Penyebab pasti dari kanker otak belum diketahui. Namun, faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena kanker otak telah diketahui, yaitu sebagai berikut:

  1. Usia

Meskipun di usia berapapun seseorang bisa mengalami kanker otak, namun seiring dengan bertambahnya usia risikonya juga akan meningkat. Tapi ada banyak jenis tumor otak dan beberapa lebih umum pada orang yang berusia muda.

  1. Jenis kelamin

Baik laki-laki ataupun perempuan keduanya memiliki resiko yang sama. Namun untuk jenis kanker tertentu, seperti meningioma, dua kali lebih mungkin untuk mengembangkan pada wanita. Medulloblastomas lebih sering ditemukan pada laki-laki.

  1. Paparan bahan kimia

Paparan bahan kimia industri tertentu atau pelarut telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker otak. Meskipun tidak konklusif, ada bukti bahwa ada insiden yang lebih tinggi jenis tumor otak tertentu pada mereka yang bekerja di penyulingan minyak, manufaktur karet dan pembuatan obat.

  1. Asap Rokok

Paparan asap rokok jangka panjang bisa menjadi faktor penyebab kanker otak. Mungkin Anda tidak heran, karena dalam asap rokok terkandung ratuan zat kimia berbahaya yang siap merusak tubuh. Dan tidak hanya kanker otak, tetapi juga jenis kanker lainnya, seperti kanker paru-paru.

  1. Radiasi

Paparan radiasi adalah satu-satunya faktor risiko yang sudah hampir pasti dapat menyebabkan kanker otak. Tapi memang terbatas pada beberapa jenis kanker, seperti:

  • Meningioma
  • Kanker (ganas) glioma

Kedua jenis tumor otak tersebut lebih umum pada orang yang telah menjalani radioterapi, CT scan atau x-ray kepala. Terutama pada mereka yang menjalani perawatan dan pemeriksaan scan untuk kanker pada anak.

X-ray dan CT scan sangat penting dalam mendiagnosis penyakit agar pengobatan yang diberikan bisa tepat. Dokter dan dokter gigi sebenarnya sudah mengukur paparan radiasi serendah mungkin untuk meminimalisir efek samping tersebut.

  1. Memiliki Kanker di Tempat Lain

Kanker di bagian tubuh lainnya juga merupakan faktor risiko penyebab kanker otak. Betapa tidak, kanker bisa menyebar atau bermetastasis melalui pembuluh darah sampai akhirnya mendarat di otak. Jenis kanker yang dimaksud meliputi:

  • Kanker paru-paru
  • Kanker payudara
  • Kanker ginjal
  • Kanker kandung kemih
  • Melanoma maligna (kanker kulit)
  1. Riwayat Kanker Sebelumnya

Bagi mereka yang telah menderita kanker pada usia kanak-kanak, maka akan memiliki risiko kanker otak yang lebih tinggi di kemudian hari. Beberapa jenis kanker yang bisa menjadi penyebab kanker otak di kemudian hari meliputi leukemia, limfoma non Hodgkin atau tumor otak glioma. Alasannya adalah terapi yang dijalani sebelumnya:

  • Peningkatan risiko tumor otak mungkin disebabkan karena pengobatan untuk kanker sebelumnya, seperti radioterapi kepala seperti telah dijelaskan pada poin sebelumnya.
  • Menjalani kemoterapi methotrexate yang dimasukkan ke dalam cairan di sekitar sumsum tulang belakang (intratekal metotreksat) telah terbukti meningkatkan risiko tumor otak. Metotreksat digunakan untuk mengobati leukemia atau kanker darah putih.
  1. Penyakit HIV / AIDS

Orang dengan HIV atau AIDS (ODHA) memiliki sekitar dua kali lipat risiko menderita kanker otak dibandingkan dengan populasi umum. Hal ini mungkin berkaitan dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh.

  1. Obesitas

Hati-hati dengan berat badan berlebih atau obesitas, karena dapat meningkat risiko untuk terkena beberapa jenis kanker otak. Obesitas berarti sangat kelebihan berat badan dengan indeks massa tubuh (BMI) 30 atau lebih tinggi. Dan kelebihan berat badan (overweight) adalah BMI antara 25 dan 30. Cobalah untuk menjaga berat badan ideal dengan cara aktif secara fisik dan makan-makanan yang sehat, serta diet seimbang.

  1. Riwayat Keluarga dan Kondisi Genetik

Risiko terkena kanker otak juga lebih tinggi pada seseorang yang memiliki orang tua, saudara atau saudari dengan tumor otak. Hal ini karena faktor genetik yang memang sudah dibawa sejak lahir. Bagi merek yang memiliki salah satu sindrom langka juga memiliki peningkatan risiko terkena tumor otak.

Itulah 10 penyebab kanker otak. Dengan mengetahui penyebab-penyebab tersebut diharapkan penyakit ini tidak akan terjadi pada diri Anda dan presentase pengidap kanker otak semakin berkurang. Semoga bermanfaat …

Penyebab Kanker Otak Yang Harus Diketahui

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , | Leave a comment

Faktor Risiko Kanker Otak

Faktor Risiko Kanker Otak

 

Faktor Risiko Kanker Otak – Sampai saat ini, kanker masih menjadi salah satu jenis penyakit yang paling mematikan dan salah satunya yang sangat ditakuti yakni kanker otak. Meskipun cukup jarang terjadi, namun menurut WHO kasus ini telah berkembang pada sekitar 22.000 orang setiap tahunnya dengan angka kematian yang cukup tinggi, yakni sekitar 13.000 kematian.

Faktor Risiko Kanker Otak

Faktor Risiko Kanker Otak

Di Indonesia sendiri, pada tahun 2012 ada sekitar 4.900 kasus kanker otak. Parahnya, gejala kanker otak ini tidak begitu diketahui pada masa awal pertumbuhannya, sehingga acap kali si penderita tidak menyadari ada tumor ganas yang bersarang diotaknya.

Gejala kanker otak dapat bervariasi bergantung pada ukuran dan bagian otak mana yang terjangkiti tumor. Misalnya, gangguan saraf optik akibat tumor akan menyebabkan gangguan penglihatan, dan gangguan pada saraf motorik akan membuat penderitanya mengalami mati rasa atau kesulitan berbicara. Berikut ini beberapa ciri dan gejala kanker otak secara umum yang dapat dikenali:

  • Kejang

Adanya tumor akan menganggu saraf di otak. Akibatnya, seseorang bisa mengalami kejang, padahal tidak memiliki riwayat epilepsi. Kejang yang terjadi tak harus kejang pada seluruh tubuh, tetapi bisa saja hanya pada salah satu anggota tubuh ataupun bagian wajah.

  • Gerakan canggung

Tiba-tiba Anda sering canggung atau kikuk ketika melakukan sesuatu. Misalnya, sulit menjaga keseimbangan saat melangkah. Mengalami masalah bicara, sulit mengendalikan ekspresi di wajah juga bisa menjadi tanda tumor otak.

  • Mati rasa

Mati rasa juga menjadi gejala umum tumor otak. Mati rasa bisa terjadi pada salah satu bagian tubuh saja maupun wajah. Hal ini bisa terjadi ketika tumor terletak di bagian otak yang menghubungkan dengan saraf tulang belakang.

  • Penurunan memori atau berpikir

Tumor otak umumnya membuat seseorang mengalami masalah memori dan kemampuan berpikir. Misalnya, sulit mengingat suatu hal, kebingungan, atau tidak bisa menangkap suatu informasi dengan baik.

  • Mual

Mual merupakan gejala umum dari berbagai penyakit, termasuk tumor otak. Apabila merasa mual atau sakit perut yang disertai beberapa gejala yang sudah disebutkan sebelumnya, waspadai tumor otak.

  • Penglihatan menurun

Tumor otak umumnya akan memengaruhi penglihatan seseorang. Gangguan penglihatan bisa berupa pandangan kabur, penglihatan ganda, bahkan hingga kehilangan seluruh penglihatan.

  • Sakit kepala

Sakit kepala merupakan gejala umum dari tumor otak. Meski demikian, tak semua orang akan mengalami sakit kepala pada awal kemunculan tumor otak. Sakit kepala bisa saja baru dirasakan setelah tumor sudah membesar.

Faktor Risiko Kanker Otak

Jadi, sebenarnya apa faktor penyebab kanker otak ? Sesuai dengan riset yang telah dilakukan, secara garis besar ada dua penyebab penyakit kanker otak tersebut, yang pertama ialah otak tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, dan penyebab kanker otak yang kedua ialah karena penggunaan bahan zat berbahaya seperti alcohol dan zat adiktif seperti narkoba, heroin, dan yang lainnya. Berikut adalah beberapa faktor risiko kanker otak lainnya :

  1. Usia

Kanker otak dapat terjadi pada orang dengan usia berapa pun. tetapi secara umum, seiring dengan bertambahnya usia maka resiko terkena kanker otak akan bertambah. Di Inggris terjadi kasus sekitar 400 anak dibawah usia 15 tahun di diagnosis dengan tumor otak setiap tahunnya. Tumor otak ini merupakan jenis kanker yang paling sering terjadi pada anak-anak. terdapat sekitar 300 remaja dan dewasa (usia 15 hingga 24 tahun) di diagnosis dengan tumor otak setiap tahunnya. Pada kelompok usia ini kanker otak merupakan kanker paling sering terjadi ke empat.

  1. Faktor Genetik

Salah satu faktor risiko kanker otak adalah faktor genetik, yang mana jika ada salah satu anggota keluarga Anda memiliki riwayat kesehatan sebagai penderita kanker otak, maka Anda dan anggota keluarga yang lain memiliki resiko terkena penyakit kanker otak.

  1. Benturan

Faktor risiko kanker otak lainnya adalah adanya trauma pada kepala akibat kecelakaan atau benturan hebat yang terjadi di kepala. Trauma tersebut dapat memicu pertumbuhan sel yang abnormal pada otak dan kemudian akan berkembang menjadi kanker otak.

  1. Radiasi Benda Elektronik

Radiasi tinggi dari dari benda elektronik, salah satunya ponsel dapat menjadi penyebab kanker otak. Aliran sinyal ponsel dengan level tertentu dapat menimbulkan pertumbuhan sel abnormal pada otak. Sebaiknya Anda mematikan ponsel Anda ketika Anda tidur atau mengganti mode ponsel ke mode terbang.

  1. Makanan

Makanan yang mengandung zat karsinogenik yang terdapat pada makanan yang diawetkan dan diasinkan dapat memicu pertumbuhan sel abnormal pada otak. Selain itu, Makanan berlemak dan berprotein tinggi juga dapat memicu munculnya sel abnormal pada otak yang kemudian akan berkembang menjadi kanker.

Nah, dengan menerapkan pola hidup yang sehat, pola makan yang bergizi dan olahraga yang teratur serta rajin cek kesehatan kedokter akan mengurangi faktor risiko kanker otak.

Pencegahan Kanker Otak

Pengobatan Kanker Otak Stadium 1S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. S.Lutena bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. S.Lutena berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal ANTIKANKER yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. S.Lutena juga berfungsi sebagai ANTIAGING dan ANTIOKSIDAN yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, KINI GILIRAN Anda !

Faktor Risiko Kanker Otak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Kanker Otak Pada Anak

Ciri-Ciri Kanker Otak Pada Anak

 

Ciri-Ciri Kanker Otak Pada Anak – Kanker otak adalah pertumbuhan sel yang tidak normal di dalam otak yang disebabkan oleh pembelahan sel yang tidak terkontrol. Biasanya, tumor otak dapat ditemukan di dalam otak itu sendiri, di jaringan saraf kepala, di selaput otak, tempurung, atau menyebar dari kanker yang lokasi utamanya terdapat pada organ lain dalam tubuh.

Kanker otak dapat menyerang anak-anak dan dewasa. Kanker otak merupakan penyakit tumor yang paling sering terjadi pada anak-anak. Terdapat sekitar 1.500 anak-anak di Amerika yang didiagnosis dengan tumor otak setiap tahunnya. Namun pada artikel kali ini kita akan membahas ciri-ciri kanker otak pada anak. Dengan memahami dan mengerti ciri-ciri kanker otak pada anak, maka Anda turut serta dalam melindungi keluarga. Berikut ini merupakan ciri-ciri kanker otak pada Anak :

  1. Mengalami sakit kepala hebat dalam intensitas sering
Ciri-Ciri Kanker Otak Pada Anak

Ciri-Ciri Kanker Otak Pada Anak

Ciri-ciri kanker otak pada anak yaitu sering mengalami sakit kepala. Seringkali anak akan mengeluh sakit kepala yang dirasakan. Sakit kepala yang hebat, hingga anak tidak bisa beranjak dari tempat tidur. Sakit kepala ini ditandai dengan wajah pucat, dan bola mata berwarna kemerahan. Selain itu, tidak jarang karena merasakan pusing yang sangat hebat, anak akan merasakan mual.

  1. Mengalami mual dan muntah

Rasa mual yang muncul sebagai dampak bahwa tubuh mengalami perubahan kondisi yang drastis. Selain itu, sakit kepala hebat seringkali juga menimbulkan perasaan mual terhadap penderitanya. Jika pusing dan mual tersebut berlangsung dalam waktu yang lama, bahkan disertai dengan demam tinggi, maka ada baiknya untuk segera memeriksakan buah hati ke dokter. Terlebih jika muntahan tersebut berwarna kehijauan.

  1. Anak terlihat sering terjatuh secara tiba-tiba

Saat berlari, bahkan berdiri, atau melakukan aktivitas fisik lainnya, anak terlihat mulai sering terjatuh. Terlebih jika Anda sering menjumpai dalam intensitas yang sering. Hal ini sebagai tanda bahwa anak mulai kehilangan keseimbangan tubuhnya. Otak sebagai pusat segala aktivitas manusia, sehingga jika terjadi cedera atau permasalahan pada otak, maka akan mempengaruhi kondisi tubuh dalam melakukan aktivitas.

  1. Anak mengalami penurunan kemampuan penglihatan secara drastis

Adanya penurunan kemampuan penglihatan secara drastis juga merupakan gejala awal kanker otak pada anak yang harus Anda waspadai. Sel kanker pada otak seiring berjalannya waktu akan menyebar ke bagian lain. Karena otak merupakan pusat segala aktivitas tubuh, dan bagian tubuh yang paling dekat adalah mata, maka penyebaran sel kanker pada anak akan ditandai dengan penglihatan anak mulai terganggu. Adapun tanda-tanda gangguan pada mata yaitu:

  • Bola mata anak, tidak mampu bergerak secara responsif mengikuti arah benda yang bergerak.
  • Penambahan minus mata dalam jangka waktu yang sangat cepat.
  • Mata anak terlihat juling, menunjukkan ada kerusakan pada saraf mata ke otak
  • Anak mulai mengeluh penglihatannya kabur dan bahkan merasa gelap meskipun ruangan dipenuhi dengan cahaya.
  1. Kemampuan gerak Anak mulai berkurang

Salah satu ciri-ciri kanker otak pada anak yaitu berkurangnya kemampuan gerak anak. Jika sebelumnya Anda melihat anak Anda sangat lincah dalam beraktifitas, namun secara tiba-tiba ia mengalami kesulitan untuk menggerakkan tangan dan kaki, maka Anda perlu segera menghubungi dokter. Untuk lebih baiknya jika anak mengeluh nyeri pada persendian dalam jangka waktu yang cukup lama, maka sebagai tindakan antisipasi segera periksakan ke dokter.

  1. Anak menjadi sering lupa

Ciri-ciri kanker otak pada anak lainnya yaitu anak menjadi sering lupa. Dengan adanya sel kanker yang berkembang pada otak, secara tidak langsung kondisi otak akan ikut terpengaruh. Terlebih kemampuannya secara intelegensi juga dapat menurun seiring semakin menyebarnya sel kanker.

  1. Sering hilang kesadaran

Ciri-ciri kanker otak pada anak yaitu anak sering hilang kesadaran. Sel kanker yang menyebar ke bagian otak, akan mempengaruhi sistem saraf pada otak sekaligus pembuluh darah pada otak. Akibatnya, seluruh bagian otak menjadi tidak berfungsi secara optimal. Otak akan mengalami pengurangan asupan nutrisi. Akibatnya seseorang yang mengalami kanker otak tidak menutup kemungkinan akan sering mengalami hilang kesadaran atau pingsan.

  1. Anak cenderung emosional

Pada otak, terdapat bagian yang berfungsi untuk mengatur emosi yaitu biasa dikenal dengan amygdala. Ketika sel kanker menyebar ke bagian amygdala, maka penderita kanker akan mengalami gangguan emosional dan bahkan juga mengalami perubahan perilaku.

  1. Berat badan berkurang drastis

Rasa pusing dan mual yang dialami oleh anak akan mempengaruhi penurunan nafsu makan. Sehingga anak akan cenderung sulit makan. Dengan demikian, kondisi anak akan semakin lemah, berat badan berkurang drastis, sehingga anak akan mudah terserang penyakit.

Jika anak Anda mengalami ciri-ciri kanker otak pada anak diatas, segera periksakan ke dokter agar segera mendapat penanganan lebih lanjut. Pastikan Anda telah menerapkan gaya hidup sehat pada anak sejak dini. Berikan pula asupan gizi yang tepat untuk mendukung pertumbuhannya.

Cara Mengobati Kanker Otak Pada Anak

Untuk mengobati dan mencegah ciri-ciri kanker otak pada anak, Anda bisa mencegahnya dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, s-lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda!

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Ciri-Ciri Kanker Otak Pada Anak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Tumor Otak

Pencegahan Tumor Otak

 

Pencegahan Tumor Otak – Tumor otak adalah jaringan abnormal yang timbul akibat pertumbuhan sel yang tidak normal di dalam otak. Ada banyak jenis tumor otak, beberapa di antaranya bersifat jinak dan ada pula yang bersifat ganas. Tumor otak dapat berasal dari jaringan sel otak atau tumor otak primer. Tumor otak dapat pula berasal dari tumor ganas di bagian tubuh lain yang menyebar ke otak. Tumor jenis ini disebut sebagai tumor sekunder atau metastatis.

Gejala yang ditimbulkan akan berbeda-beda pada setiap orang. Begitu pula dengan ukuran tumor yang tumbuh. Gejala tumor otak sangat tergantung pada lokasi tumor. Misalnya, tumor terletak di bagian otak yang berfungsi mengontrol gerak lengan dan penglihatan. Maka gejalanya adalah lengan yang lemah atau sulit digerakkan dan penglihatan yang kabur.

Akan tetapi, ada beberapa gejala umum yang perlu dicurigai adanya tumor otak. Berikut 7 gejala umum tumor otak:

  1. Kejang

Adanya tumor akan menganggu saraf di otak. Akibatnya, seseorang bisa mengalami kejang, padahal tidak memiliki riwayat epilepsi. Kejang yang terjadi tak harus kejang pada seluruh tubuh, tetapi bisa saja hanya pada salah satu anggota tubuh ataupun bagian wajah.

  1. Gerakan canggung

Tiba-tiba Anda sering canggung atau kikuk ketika melakukan sesuatu. Misalnya, sulit menjaga keseimbangan saat melangkah. Mengalami masalah bicara, sulit mengendalikan ekspresi di wajah juga bisa menjadi tanda tumor otak.

  1. Mati rasa

Mati rasa juga menjadi gejala umum tumor otak. Mati rasa bisa terjadi pada salah satu bagian tubuh saja maupun wajah. Hal ini bisa terjadi ketika tumor terletak di bagian otak yang menghubungkan dengan saraf tulang belakang.

  1. Penurunan memori atau berpikir

Tumor otak umumnya membuat seseorang mengalami masalah memori dan kemampuan berpikir. Misalnya, sulit mengingat suatu hal, kebingungan, atau tidak bisa menangkap suatu informasi dengan baik.

  1. Mual

Mual merupakan gejala umum dari berbagai penyakit, termasuk tumor otak. Apabila merasa mual atau sakit perut yang disertai beberapa gejala yang sudah disebutkan sebelumnya, waspadai tumor otak.

  1. Penglihatan menurun

Tumor otak umumnya akan memengaruhi penglihatan seseorang. Gangguan penglihatan bisa berupa pandangan kabur, penglihatan ganda, bahkan hingga kehilangan seluruh penglihatan.

  1. Sakit kepala

Sakit kepala merupakan gejala umum dari tumor otak. Meski demikian, tak semua orang akan mengalami sakit kepala pada awal kemunculan tumor otak. Sakit kepala bisa saja baru dirasakan setelah tumor sudah membesar.

Pencegahan Tumor Otak

Gejala Tumor Otak

Resiko penyakit ini bisa merusak sistem tubuh yang di kendalikan oleh impuls listrik berasal dari otak. Beberapa dampak dari penyakit yang menyerang otak ini bisa menyebabkan kesulitan dalam berbicara, kesulitan dalam berjalan, dan adanya beberapa hambatan dalam menggerakkan tubuh.

Lantas, apakah bisa melakukan pencegahan tumor otak ? Seperti apakah cara pencegahan tumor otak ? Berikut adalah beberapa cara pencegahan tumor otak :

  1. Selalu melakukan check up rutin

Jika dalam riwayat kesehatan keluarga anda ada yang pernah mengidap tumor otak, sebaiknya anda melakukan tes kesehatan rutin. Dengan melakukan check up ke dokter minimal setiap 4 sampai 6 bulan sekali untuk melakukan scan otak. Tujuannya adalah untuk melihat kromosom apakah adanya gangguan atau munculnya daging tumbuh yang ganas.

  1. Jangan merokok

Rokok adalah salah satu aktivitas yang membahayakan tubuh. Rokok bisa menyebabkan resiko terkena tumor otak. Karena asap yang di hasilkan oleh rokok mengandung racun yang berbahaya. Jika mnegenai otak bisa menyebabkan resiko tumor otak. Selain itu, asap rokok ini juga bisa menyebabkan seseorang terserang penyakt jantung koroner. Waspadai juga efek samping rokok.

  1. Hindari paparan radiasi

Untuk menghindari terkena resiko tumor otak bisa melakukan beberapa aktvitas. Salah satunya adalah menghindari paparan radiasi. Banyak jenis radiasi yang bisa menyebabkan seseorang terkena tumor otak. Misal radiasi sinar ultraviolet, sinar gamma, dan lain sebagainya. Sebaiknya menggunakan handsfree bila sering menggunakan telepon seluler dalam waktu lama dan tetap gunakan pelindung ketika berada di lingkungan seperti itu.

  1. Hindari bahan kimia

Bahan – bahan kimiawi seperti pengawet buatan, pemanis buatan, perisa buatan bisa menyebabkan seseorang terkena tumor otak. Sebab bahan bahan seperti ini tidak baik jika di konsumsi oleh tubuh. Apalagi dalam jumlah yang banyak dan berlebihan. Misalnya makanan instan, seperti mie instan, makanan ringan yang memiliki rasa pekat dan warna mencolok cenderung berbahaya jika di konsumsi oleh tubuh.

  1. Biasakan pola hidup sehat

Untuk mencegah sakit tumor otak, perlu pembiasaan pola hidup sehat. Misalnya dengan tidur tidak terlalu malam, makan makanan sehat yang kaya akan nutrisi, rutin melakukan olah raga. Hal ini bisa menyebabkan seseorang tetap sehat dan fit. Hidup sehat akan menghindarkan anda dari berbagai penyakit.

  1. Banyak konsumsi air putih

Cara lain yang bisa di lakukan untuk mengurangi resiko tumor otak adalah dengan pembiasaan konsumsi air putih. Sebab air putih ini tidak memiliki rasa, bau, dan bahan – bahan yang berbahaya. Jadi pengolahannya dalam tubuh cepat. Selain itu konsumsi air putih bisa berguna untuk menetralisir racun yang ada dalam tubuh. Juga baik untuk kesehatan ginjal. Air puth ini juga bisa jadi terapi air putih yang baik untuk tubuh

Itulah beberapa cara pencegahan tumor otak yang bisa di lakukan agar kita bisa terhindar dari resiko tumor otak.  Tetap jaga kesehatan degan konsumsi makanan yang bergizi, atur pola tidur dan senantiasa untuk berolahraga. Ke tiga hal ini adalah kegiatan rutin yang paling baik di lakukan setiap hari.

Pencegahan Tumor Otak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment