Cara Mencegah Kanker Otak Stadium 2

Cara Mencegah Kanker Otak Stadium 2

 

Cara Mencegah Kanker Otak Stadium 2 – Kanker otak termasuk jenis kanker yang sering menyerang baik di kalangan anak-anak maupun orang dewasa di berbagai tingkatan usia. Penyakit satu ini menyerang otak yang menjadi organ paling vital dalam mengatur seluruh sistem di dalam tubuh. Karena itu penderita kanker otak biasanya akan mengalami gangguan baik pada saraf, fisik maupun fungsi organ tubuh lainnya. Kanker otak dapat dibagi dalam beberapa stadium untuk menunjukkan tingkat keparahan dan luasnya persebaran sel kanker. Untuk kanker otak stadium 1 sendiri biasanya belum dapat dirasakan oleh si penderita, karena itu sangat jarang ada orang terdeteksi penyakitnya pada tahap ini. Kebanyakan penderita kanker otak terdiagnosis setelah memasuki stadium lanjut dan kebanyakan berada di stadium 2.

Cara Mencegah Kanker Otak Stadium 2

Kanker otak stadium 2 sudah lebih dapat dirasakan ciri-ciri maupun gejalanya. Ciri-ciri kanker otak stadium 2 yang juga hampir sama dengan gejala kanker otak pada wanita biasanya menunjukkan kondisi yang masih tergolong ringan hingga mulai terasa berat, namun masih bisa ditahan dan penderitanya masih dapat beraktivitas secara normal. Gejala ciri-ciri kanker otak dan penyebab kanker otak pada remaja sebaiknya diketahui oleh semua orang agar jika terjadi pada dirinya penyakit tersebut bisa segera diketahui dan diberi penanganan yang tepat.

Lalu adakah cara mencegah kanker otak sebelum gejala menjadi parah atau bahkan mencegahnya dari nol supaya kita tak benar-benar terserang kanker otak? Di bawah ini beberapa cara ampuh yang boleh diintip dan bahkan dipraktikkan.

  1. Menghindari Paparan Agen Lingkungan Tertentu

Ada paparan agen tertentu di sebuah lingkungan yang akan menaikkan risiko seseorang terkena kanker otak. Contoh paling umum adalah vinil klorida di mana bahan atau zat ini adalah sebuah peningkat potensi kanker otak yang akan dengan mudah kita jumpai di daerah yang banyak lokasi pabrik serta tanaman-tanaman yang bisa memancarkan bahan kimia ke udara. Penyebab utama dari terjadinya kanker saat masih kanak-kanak adalah paparan radiasi bahan kimia tersebut ke kepala menurut American Cancer Association.

  1. Menghindari Pemakaian Ponsel Terlalu Sering

Zaman sekarang tampaknya akan sulit menghimbau orang untuk tidak menggunakan ponsel secara terus-menerus atau menyarankan agar ponsel digunakan di saat yang penting saja. Semakin canggihnya ponsel di zaman modern ini, orang semakin melekat dengan alat komunikasi canggih dan praktis ini sehingga setiap hari dan setiap saat tampak tak bisa lepas darinya. Padahal bahaya radiasi HP menyebabkan kanker otak juga perlu untuk diketahui serta diwaspadai, baik oleh orang dewasa maupun anak-anak.

Untuk mencegah kanker otak, ponsel sebaiknya hanya dipakai saat memang kita harus menerima panggilan atau membalas pesan. Bila memang pekerjaanlah yang mengharuskan kita untuk menggunakan ponsel sering-sering, maka perangkat hands-free seharusnya selalu disiapkan. Dengan bantuan perangkat tersebut, energi frekuensi radiasi yang terpancar akan lebih jauh dari kepala kita sehingga otomatis lebih aman.

  1. Membatasi Konsumsi Alkohol

Mengonsumsi alkohol apalagi dalam frekuensi yang cukup sering dan takaran yang berlebihan akan mampu menaikkan risiko terkena kanker otak. Sudah menjadi rahasia umum bahwa minuman keras dapat mengganggu kinerja dan fungsi saraf tubuh, itulah yang menjadi alasan mengapa konsumsi alkohol harus dibatasi mulai dari sekarang. Minum minuman beralkohol seperti yang dinyatakan oleh University of Maryland Medical Center, ini dapat meningkatkan potensi memiliki tumor otak metastatis pada seseorang.

Ingat dengan jenis atau kategori kanker sekunder? Maka hal tersebut masuk ke dalam golongan tersebut karena pada dasarnya letak dari tumor otak ini ada di bagian lain tubuh selain otak, baru kemudian ada proses penyebaran mencapai otak lewat aliran darah. Contoh kasusnya adalah apabila kita memiliki kanker paru-paru di mana ini akan berkembang yang memungkinan kanker bisa merajalela dan mengganggu jaringan sistem saraf otak. Tak hanya kanker otak, minuman beralkohol jika dikonsumsi terlalu sering bakal memicu penyakit lain-lainnya yang juga tak kalah serius, kronis dan mengancam jiwa kita.

  1. Hindari atau Berhenti Merokok

Sudah tak perlu dipertanyakan lagi seberapa bahayanya rokok bagi kesehatan tubuh. Memang rokok dikenal sebagai penyebab utama dari kanker paru-paru, tapi sebenarnya rokok juga bisa menjadi peningkat risiko kanker otak. Seperti halnya minuman keras, telah dijelaskan bahwa ini bisa menjadi penyebab timbulnya kanker otak sekunder.

Ketika seseorang terserang kanker paru-paru, sel kanker muncul dan berasal dari organ paru-paru. Namun ketika penyebaran terjadi, sel kanker akan menyebar dan menuju ke bagian otak kita di mana kondisi ini biasanya sudah termasuk pada stadium lanjut. Bahaya rokok ternyata begitu mengerikan karena dapat secara bersamaan menyerang lebih dari satu organ vital tubuh kita, maka jangan ragu bila ingin berhenti merokok sekarang juga atau malah jangan pernah coba-coba untuk memulainya sama sekali.

  1. Menghindari Sinar UV

Selain dari paparan bahan kimia tertentu, penting adanya untuk juga melindungi tubuh serta otak kita dari paparan sinar UV atau matahari. Radiasi ultraviolet bukanlah hal yang baik karena bila kita terlalu sering terkena paparannya, ada kemungkinan besar untuk meningkatkan kanker otak. Memakai sunblock adalah cara yang paling dianjurkan saat kita beraktivitas di luar rumah sehingga paparan sinar matahari dapat dibatasi dan dengan melakukan cara ini otomatis bakal mengurangi risiko kanker otak juga.

  1. Aktif Berolahraga

Aktif bergerak tak akan pernah merugikan tubuh kita karena berolahraga secara rutin hanya akan membuat tubuh kita sehat dan jauh dari penyakit, termasuk kanker otak. Paling tidak melakukan 3-4 kali olahraga dalam seminggu, khususnya latihan kardiovaskular akan menjaga tubuh kita tetap sehat dan akan meminimalisir risiko perkembangan kanker otak. Bila ingin melakukan olahraga ringan yang sangat efektif, cobalah untuk berjalan sejauh 10 ribu langkah setiap hari atau sama dengan sejauh 8 kilometer.

Siapkan pedometer agar kita bisa tahu sudah seberapa banyak langkah yang ditempuh. Atau, bisa juga mempertimbangkan jenis olahraga lainnya, seperti bersepeda, berenang atau jogging di mana latian kardio ini akan menjaga kesegaran fisik serta otak kita. Ingat bahwa olahraga seperti yang dianjurkan tersebut terkenal efektif juga untuk menghilangkan atau setidaknya mengurangi stres, jadi sangat patut dan terekomendasi untuk dicoba segera.

  1. Tidak Mengonsumsi Obat Tanpa Resep Dokter

Kebanyakan dari kita pasti pernah atau justru sering menggunakan obat tertentu untuk menyembuhkan penyakit tertentu tanpa resep dari dokter, khususnya seperti antibiotik yang merupakan jenis obat dengan efek keras. Hal-hal seperti ini kiranya dapat dihindari karena mengonsumsi obat tanpa adanya resep rujukan dari dokter bisa-bisa malah berisiko buruk dan fatal bagi tubuh kita. Salah satu bahayanya adalah perkembangan sel kanker malah dapat dirangsang oleh efek obat tersebut.

  1. Membatasi Makanan Tak Sehat

Mungkin sebagian dari kita bertanya-tanya seperti apakah jenis makanan yang tergolong tak sehat dan bisa memicu kanker otak. Untuk mencegah kanker otak, sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi makanan dengan zat kimiawi buatan tinggi, makanan yang dibuat dengan bahan pengawet nitrit, makanan yang dibakar serta makanan yang melalui proses pengasapan. Sesekali saja tentu boleh untuk menikmatinya, tapi kalau terlalu sering apalagi setiap hari sebaiknya jangan coba-coba atau otak kita akan terkena dampak buruknya.

  1. Menjauhi Stres Berlebihan

Stres kelihatannya memang sangat umum terjadi pada siapa saja, tapi kondisi ini tak dapat diabaikan maupun disepelekan sebab stres juga adalah salah satu sumber penyakit. Untuk menghindari kanker otak, cara yang perlu dilakukan adalah dengan mengurangi stres dan kalau perlu menghindarinya. Perbanyak waktu istirahat, atau setidaknya buat waktu istirahat yang cukup supaya stres tidak menumpuk.

Stres biasanya bisa hilang dengan melakukan refreshing, jadi tak ada salahnya mengambil waktu untuk jalan-jalan sendiri atau bersantai bersama teman menghabiskan waktu menyenangkan bersama. Seperti yang sudah dibahas, olahraga juga termasuk cara melepas stres paling ampuh. Kanker otak serta jenis kanker lainnya dapat menyerang orang yang mudah stres juga.

  1. Pemeriksaan Fisik

Setidaknya yang paling betul adalah 2 kali setahun kita perlu memeriksakan fisik atau melakukan check up dan hal ini memang akan sangat berguna bagi diri kita, khususnya jika memang ada gejala-gejala abnormal yang mulai timbul. Dengan mengunjungi dokter serutin mungkin, misalpun benar ada tumor otak, ini akan mampu diidentifikasi di tahap awal dan hal ini sangatlah penting demi penanganan yang lebih mudah. Sel kanker akan lebih mudah dilawan atau dibunuh ketika masih pada stadium awal dan pemulihan juga akan lebih cepat dengan menanganinya sedari awal. Pemeriksaan juga penting kalau seseorang memiliki anggota keluarga dengan riwayat kesehatan menderita kanker otak.

Selalu ingat bahwa tumor otak dapat menjangkiti siapapun dan berapapun usia orang tersebut, bahkan tak sedikit juga anak-anak yang harus menderita penyakit ini. Walau penyebab utama akan tumor otak belumlah jelas sampai sekarang, tapi ada juga kemungkinan bahwa risiko timbulnya tumor otak dipicu oleh penyakit genetik, contohnya adalah neurofibromatosis.

Diketahui pula bahwa justru kebanyakan pengidap kanker otak adalah wanita meski ini bukan berarti pria tak dapat mengalaminya. Ini dapat dijadikan alasan mengapa penting mempunyai kesadaran diri tinggi untuk melaksanakan check up rutin karena kita perlu tahu kondisi kesehatan tubuh kita seluruhnya, termasuk organ otak kita. Sekian artikel mengenai cara mencegah kanker otak. semoga bermanfaat …

Cara Mencegah Kanker Otak Stadium 2

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*