Jenis Tumor Otak Pada Anak

Jenis Tumor Otak Pada Anak

 

Jenis Tumor Otak Pada Anak – Tumor otak adalah penyakit daging tumbuh pada bagian otak dan mengganggu kesehatan seseorang. Penyerangan dari penyakit tumor otak ini tidak mengenal usia. Ada yang menyerang lansia, orang dewasa, bahkan hingga anak-anak. Sekali lagi perlu ditekankan bahwa tumor otak memang dapat menyerang anak. Sudah diketahui tumor merupakan penyakit yang tergolong ganas dan akan menyerang berbagai organ dalam tubuh manusia dan menimbulkan gejala tumor otak stadium awal.

Jenis Tumor Otak Pada Anak

Jenis Tumor Otak Pada Anak

Tumor otak pada anak dapat disebabkan oleh banyak hal juga, sehingga mengetahui beberapa jenis dan penyebabnya merupakan cara paling efektif untuk dapat mencegah perkembangan tumor otak itu sendiri. Tapi anda perlu tahu juga apa perbedaan tumor dan kanker otak, agar anda tidak salah mendeteksi penyakit anda.

Belum lagi jika tumor itu terjadi pada anak-anak, maka anda perlu mengetahui apa saja penyebab dan jenis dari tumor otak yang menyerang anak-anak itu sendiri. Sayangnya, belum diketahui secara umum apa saja jenis dari tumor otak tersebut. Oleh sebab itu, pada kesempatan kali ini akan dijelaskan apa saja jenis tumor otak pada anak yang dapat menyerang anak anda.

Berikut jenis tumor otak pada anak, antara lain :

  1. Tumor otak glioma

Jenis tumor otak ini paling sering terjadi dan memiliki empat level keganasan (grade). Sel glia terdapat pada berbagai bagian otak, itulah sebabnya glioma memiliki beberapa sub-tipe utama, yaitu:

  • Astrositoma – merupakan jenis tumor otak memiliki tingkat keparahan yang bervariasi. Paling sering ditemukan pada anak-anak dengan keganasan rendah, namun jika terjadi pada orang dewasa dan lansia memiliki keganasan yang lebih tinggi. Astrositoma pada grade IV atau dengan keganasan paling tinggi dikenal juga dengan nama glioblastoma.
  • Oligodendroglioma – tumor otak yang biasanya terjadi pada otak besar sisi depan dan pinggir, yang mengganggu pembentukan selaput myelin yang berfungsi dalam menghantarkan impuls pada sel saraf. Sebagian besar ditemukan pada usia dewasa, namun anak-anak juga dapat mengalaminya. Memiliki asosiasi dengan kelainan kromosom.
  • Ependymoma – dapat berasal dari bagian otak yang mengandung cairan otak di beberapa bagian dari tulang belakang. Ditemukan pada usia remaja dan anak-anak dengan tingkat keganasan yang bervariasi namun dapat berubah. Ependymoma dapat menyebar ke bagian sistem saraf pusat lainnya melalui sirkulasi cairan otak. Pengangkatan segera diperlukan untuk menghindari pembesaran kepala akibat berisi cairan (hidrosefalus).
  • Glioma batang otak – hampir sebagian besar kasus terjadi pada anak-anak usia di bawah 10 tahun, namun ada kemungkinan dapat terjadi pada orang dewasa. Tumor ini menyerang bagian bawah otak dan dapat terjadi dengan tingkat keganasan rendah hingga tinggi.
  • Glioma saraf optik – sebagian besar ditemukan pada bayi namun bisa juga dialami orang dewasa. DItandai dengan pertumbuhan tumor di sekitar saraf yang menghubungkan mata dengan otak. Jika tidak ditangani maka dapat menyebabkan kebutaan progresif.

Gejala tumor otak glioma

Gejala yang ditimbulkan oleh tumor otak glioma di antaranya kejang, sakit kepala, perubahan perilaku, perubahan kemampuan kognitif dan/atau mengalami kesulitan berjalan atau kelumpuhan.

  1. Tumor neuroma

Dikenal juga dengan schwannoma yang termasuk neuroma pada sel penghubung seperti tulang belakang ataupun pada indera (neuroma akustik). Tumor dapat berasal dari pelindung serat saraf, baik di dalam tengkorak maupun pada tulang belakang. Meskipun pertumbuhan lambat dan cenderung tidak menyebar, jenis tumor ini dapat tumbuh kembali tanpa tindakan pembedahan.

Gejala tumor neuroma

Tumor ini menyebabkan gangguan saraf yang terkena tumor, sehingga penderita mengalami gangguan fungsi indera atau gangguan keseimbangan.

  1. Craniopharyngioma

Terjadi pada area otak yang berdekatan dengan mata atau sekitar bagian bawah otak yang berdekatan dengan kelenjar pitutari. Biasa terjadi pada anak-anak dan lansia dan ditemukan dengan keganasan rendah.

Gejala craniopharyngioma

Gejala yang ditimbulkan seperti gangguan penglihatan, sakit kepala dan gangguan pertumbuhan pada anak.

  1. Tumor kelenjar pineal

Lebih banyak dialami oleh anak-anak dan remaja. Jenis tumor ini bermula pada kelenjar pineal yang berdekatan dengan pusat otak dengan tingkat keganasan yang bervariasi. Tumor yang ganas berpotensi menyebar ke tulang belakang dan mengganggu sekresi hormone melatonin yang mengatur siklus terjaga dan tertidur.

Gejala tumor kelenjar pineal

Gejala utamanya yaitu kelelahan, sakit kepala, lemas, kesulitan mengingat, dan berpotensi menyebabkan hidrosefalus.

Jenis Tumor Otak Pada Anak

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*