Kanker Otak Faktor Keturunan

Kanker Otak Faktor Keturunan

 

Kanker Otak Faktor Keturunan – Otak merupakan bagian tubuh yang paling kompleks dan berhubungan dengan semua sistem syaraf manusia yang bekerja untuk keseluruhan. Namun setiap sistem syarafnya dapat bekerka sesuai dengan tugasnya masing-masing. Letaknya berada di dalam kepala yang dilindungi oleh tulang tengkorak, dan dekat dengan sensor indera seperti penglihatan, keseimbangan, rasa, dan bau.

Kanker Otak Faktor Keturunan

Kanker Otak Faktor Keturunan

Sebagai satu komponen yang berperan paling penting dalam tubuh, otak juga tidak bisa terhindar dari penyakit. Salah satu penyakit ganas yang bisa menyerangnya adalah kanker otak. Kanker otak biasanya merupakan glioma, yaitu tumor dari jaringan penumpu yang terletak diantara sel-sel syaraf yang belum erdiferensiasi. Gejala penyakit dengan glioma yang tumbuh dengan agresif, tingkat I dan II yang masih dikatakan rendah, dapat meluas secara perlahan. Sebenarnya, pertumbuhan diantara sel-sel otak tidak memiliki pembatasan yang jelas. Penyebaran imfogen tidak ada, karena otak sebagai jaringan non epiteli tidak memiliki sistem pengaliran limfe. Sedangkan penyebaran hermatogen sangat jarang terjadi, namun astrositoma merupakan glioma yang paling sering, oligodendrogliom yang jarang terlihat, serta ependimoma jarang ada.

Sedangkan gejala awal kanker otak berbeda tergantung pada bagin otak mana yang diserang. Ada beberapa gejala kanker yang perlu diperhatikan, diantaranya sakit kepala yang disertai dengan mual dan muntah, daya penglihatan mulai berkurang, kesadaran menurun dan perilaku yang berubah, gangguan pada pendengaran, saat berjalan (keseimbangan tubuh), gangguan syaraf, anggota gerak mulai melemah. Jika penyakit ini terjadi pada bayi, gejala yang dapat terlihat adalah ubun-ubun yang menonjol.

Lantas apakah kanker otak penyakit keturunan ?

Bisa iya tapi tidak 100%, hal ini sesuai gabungan dua genetik yang mana akan menghasilkan genetik yang belum diketahui secara pasti, untuk memastikannya diperlukan tes darah. Maka dari itu “orang tua yang memiliki penyakit tumor otak” maka “tingkat resiko anak mengalami kanker otak cenderung lebih besar” itulah kesimpulannya.

Apa yang dilakukan bila orang tua kita memiliki riwayat penyakit kanker otak ?

Dengan mengetahui informasi riwayat penyakit orang tua, bukan berarti berakhirnya kehidupan anda. Sehingga kanker sejak dini sangat mudah di sembuhkan. Anda juga dapat mengantisipasi kesembuhan itu melalui gaya hidup sehat, olahraga rutin, makanan sehat, dan sebisa mungkin jauhi asap rokok, minuman alcohol dan narkoba.

Cara Mencegah Kanker Otak

Menurut para ahli, penyakit berbahaya ini dapat dicegah dengan cara gaya hidup yang sehat. Berikut langkah-langkah mencegah kanker otak :

  • Jangan sampai kepala Anda terbentur atau mengalami trauma. Hindari aktivitas yang berisiko tinggi seperti tinju. Selalu gunakan helm saat naik sepeda motor.
  • Perbanyak makan buah-buahan yang mengandung antioksidan seperti kurma, jeruk, kismis, strawberry, buah plum dan anggur merah. Zat antioksidan akan melancarkan peredaran darah dari dan ke otak sehingga mencegah terjadinya penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah.
  • Jangan merokok.
  • Perbanyak makan makanan berserat, jauhi makanan berlemak.
  • Hindari bahan karsiogenik, misalnya minyak goreng yang dipakai berulang-ulang.
  • Jauhi benda dengan kadar radiasi tinggi karena paparan radiasi dalam level tertentu dapat memicu perkembangan sel abnormal. Jika menelepon menggunakan handphone, gunakan handsfree agar ada jarak antara ponsel dengan kepala (otak) sehingga mengurangi kadar panas dan radiasi.
  • Gaya hidup sehat. Tidur yang cukup. Rutin olahraga agar ada sirkulasi darah ke otak.
  • Hindari pikiran yang dapat menyebabkan stress.

Kanker otak mematikan karna merupakan penyakit bersifat diam (silent killer) yang berbahaya. Karena sifatnya itu, seringkali penyakit kanker otak baru terdeteksi setelah memasuki stadium lanjut. Jika rasa sakit di bagian kepala telah memuncak, ada kemungkinan, kanker itu telah menyebar ke bagian tubuh lain (metastasis). Kalau sudah begitu, penanganan kanker menjadi lebih rumit dan berisiko. Meskipun kanker otak termasuk penyakit mematikan dan membutuhkan pengobatan yang lama, bukan berarti penyakit ini tidak dapat disembuhkan. Harapan akan kesembuhan selalu terbuka bagi mereka yang mencoba. Banyak kasus pengidap kanker akhirnya berhasil sembuh setelah menjalani pengobatan dengan tekun dan juga menjaga pola hidup yang sehat.

Kanker Otak Faktor Keturunan

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*