Kanker Otak Stadium 4 Apakah Masih Bisa Sembuh ?

Kanker Otak Stadium 4 Apakah Masih Bisa Sembuh ?

 

Kanker Otak Stadium 4 Apakah Masih Bisa Sembuh ? Pertumbuhan kanker otak pada stadium awal masih tergolong tidak serius dan hanya membutuhkan perawatan atau pengobatan mudah karena pertumbuhan sel kanker pada stadium awal masih lemah bahkan beberapa sel kanker masih bekerja dengan normal seperti sel kanker lainnya. Namun pada kanker otak stadium 4, pertumbuhan sel kanker sudah jauh lebih ganas dan agresif, pada tingkatan ini, pengobatan kanker otak akan cukup sulit untuk dilakukan, tapi bukan berarti tidak bisa diobati.

Kanker Otak Stadium 4 Apakah Masih Bisa Sembuh ?

Kanker Otak Stadium 4 Apakah Masih Bisa Sembuh ?

Ukuran dan luasnya wilayah penyebaran sel kanker sudah juah dari kata normal bahkan dapat menjangkau jaringan lain yang berada di sekitarnya. Sama dengan jenis kanker lainnya, kanker otak termasuk jenis kanker yang sangat berbahaya dan mematikan, berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti, telah terbukti jika 50% kasus kanker otak yang ada berakhir dengan tragis, artinya pasien tidak dapat bertahan lagi.

Lalu, jika telah memasuki stadium akhir apa sajakah gejala kanker otak tersebut? Berikut beberapa diantaranya.

  1. Pendarahan Pada Hidung

Pendarahan yang terjadi pada hidung atau mimisan sebenarnya dapat terjadi pada siapa saja termasuk pada anak-anak. Namun jika seseorang tidak menderita penyakit apapun, pendarahan pada hidung ini hanya akan terjadi sesekali saja. Lain halnya dengan penderita kanker otak stadium 4, kondisi ini merupakan indikasi bahwa penyakit tersebut sudah begitu parah sehingga dapat menimbulkan darah keluar dari hidung secara tiba-tiba. Keluarnya darah dari hidung pada seorang penderita kanker otak stadium 4 dapat terjadi berulang kali dalam sehari, bahkan mungkin hingga lebih dari lima kali. Jika sudah berada pada kondisi yang demikian, alangkah lebih baik jika pengobatan terhadap pasien dapat lebih diperhatikan lagi sehingga nyawanya pun dapat tertolong.

  1. Muntah Darah

Selain pendarahan pada hidung atau mimisan, seorang penderita kanker otak stadium 4 pun akan mengalami gejala muntah darah. Kondisi demikian biasanya dapat terjadi jika penderita mengalami stress yang terlalu berlebihan. Sama halnya seperti pendarahan pada hidung, muntah darah pada penderita kanker otak ini pun dapat terjadi beberapa kali dalam sehari. Apabila penderita sering mengalami muntah darah, sebaiknya berikan air putih yang cukup agar ia tidak mengalami dehidrasi akibat kondisi tersebut.

  1. Sakit Kepala

Ciri-ciri kanker otak stadium 4 lainnya adalah penderita seringkali mengalami sakit kepala. Sakit kepala memang kondisi yang cukup wajar dan setiap orang pasti pernah mengalaminya. Namun gejala klasik ini juga menjadi indikasi bahwa penyakit kanker otak yang diderita oleh seseorang telah mencapai stadium akhir. Waspadai jika sakit kepala terjadi disertai dengan migrain, sakit kepala yang dialami semakin menjadi-jadi, sakit kepala dialami ketika bangun di pagi hari, dan sakit kepala yang terjadi disertai dengan gejala lainnya seperti mual, kejang, dan sulit berbicara.

  1. Tubuh Tidak Dapat Digerakkan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, otak merupakan organ yang sangat penting untuk menjalankan segala fungsi organ lain pada tubuh dan juga segala aktivitas. Karenanya jika otak terserang penyakit kanker maka fungsi dari otak akan terganggu sehingga dapat mempengaruhi kinerja organ tubuh lainnya dan juga mengganggu kelancaran aktivitas seseorang. Dalam kondisi normal, sel-sel pada otak selalu mengirimkan berbagai perintah pada tubuh. Tetapi dalam kondisi otak yang terkena sel kanker, perintah-perintah ini tidak dapat disampaikan sebagaimana mestinya pada beberapa bagian tubuh lainnya. Akibatnya, koordinasi gerak tubuh pun akan terganggu dan tak jarang beberapa bagian tubuh menjadi sulit atau bahkan tidak dapat digerakkan seperti sedia kala.

  1. Penglihatan Kabur dan Pendengaran Menurun

Sel-sel otak yang terkena kanker stadium 4 ini akan membuat kinerja dari indera penglihatan dan indera pendengaran menurun. Kondisi demikian dikarenakan fungsi otak sudah tidak optimal akibat dari sel-sel kanker yang semakin ganas dan selanjutnya berimbas pada menurunnya fungsi organ-organ lain pada tubuh seperti mata dan telinga. Menurunnya kinerja kedua organ ini dapat ditandai dengan penglihatan yang kabur dan pendengaran yang menurun (tuli). Bahkan pada beberapa kasus, penderita pun dapat mengalami buta warna.

  1. Lupa Ingatan

Stadium 4 merupakan stadium akhir bagi perjalanan penyakit kanker termasuk kanker otak. Pada stadium ini berbagai penurunan kinerja dari berbagai organ tubuh mulai terganggu satu per satu. Pada beberapa kasus, penderita kanker otak pun kerap mengalami lupa ingatan. Penderita akan sulit mengingat siapa dirinya dan juga orang-orang di sekitarnya. Hal ini tentunya dapat terjadi karena kemampuan mengingat seseorang berada di otak, dan ketika organ yang mampu melakukan hal ini terserang kanker maka sel-selnya pun mengalami gangguan. Akibatnya memori di dalam otak hilang sedikit demi sedikit dan membuat penderita menjadi lupa ingatan.

  1. Sulit Berbicara

Gejala berikutnya yang dapat terjadi pada penderita kanker otak stadium 4 adalah kesulitan berbicara. Kondisi demikian tentunya diakibatkan oleh sel-sel saraf pada otak yang mengatur kemampuan berbicara seseorang mengalami gangguan akibat serangan kanker sehingga penderita akan sulit berbicara.

Kanker Otak Stadium 4 Apakah Masih Bisa Sembuh ?

Kanker otak stadium 4 bisa sembuh dengan mengkonsumsi suplemen anti kanker. Ada banyak suplemen anti kanker yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen anti kanker S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah pertumbuhan kanker. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S.Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

S-Lutena bekerja sebagai penawar racun dalam tubuh, mengganti sel, memperbaiki sel serta memperbaharuinya dengan sel-sel tubuh yang baru. S-Lutena juga berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat radikal-radikal bebas di dalam tubuh yang dapat memicu munculnya sel kanker. Untuk penjagaan dini terhadap resiko terkena kanker, S-Lutena sangat cocok untuk Anda pilih sebagai obat anti kanker yang aman tanpa efek samping. Jangan putus asa dengan vonis dokter, telah jutaan orang mengakui S Lutena, kini giliran Anda

Kanker Otak Stadium 4 Apakah Masih Bisa Sembuh ?

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*