Kanker Otak pada Anak

Kanker Otak pada Anak

Memahami kanker otak pada anak merupakan salah satu langkah yang baik untuk menghindarkan keluarga Anda dari penyakit ini, sebab gejala kanker otak sendiri sebenarnya bisa dibilang sangat sulit dideteksi, bahkan oleh pihak medis sekalipun, dibandingkan gejala kanker lainnya. Sehingga butuh waktu lama dan biaya yang sangat besar hanya untuk mengangkat sel kanker atau tumor tersebut. Hal ini dikarenakan letak organ otak yang sulit dijangkau, dan tidak bisa sembarangan membedah kepala seseorang kecuali dengan cara atau alat khusus.

Penyakit kanker bisa saja dialami oleh orang. Tak memandang jenis kelamin atau usia. Kanker bukan hanya bisa dialami oleh orang dewasa tapi juga anak-anak.

Jenis kanker yang paling umum berkembang pada anak adalah tumor otak. Tumor otak adalah pertumbuhan sel yang tidak normal di dalam otak yang disebbakan oleh pembelahan sel yang tidak terkontrol. Sejauh ini, beberapa penelitian masih mencoba untuk mencari tahu penyebab kanker otak melalui berbagai penelitian. Namun, ada beberapa hal lain yang berkaitan dengan penyebab kanker otak pada anak.

Kanker Otak pada Anak

Kanker Otak pada Anak

Inilah penyebab kanker otak pada anak :

  1. Terapi radiasi Anak-anak yang pernah mendapatkan terapi radiasi karena pengobatan penyakit tertentu, bisa juga meningkatkan risiko tumbuhnya tomor di otak. Timor di otak bisa menjadi masalah karena menyebabkan tekanan dan kerusakan pada daerah di sekitarnya dan berkembang menjadi kanker.
  2. Riwayat keluarga Anak yang terkena kanker bisa saja disebabkan karena memiliki keturunan. Seorang anak dengan riwayat yang mengalami kanker otak berisiko mengembangakan tumor pada sistem saraf pusat. tips kesehatan, tips kesehatan anak, penyebab kanker otak, penyebab kanker otak pada anak, kanker otak pada anak, tumor otak.
  3. Kelainan gen Sejumlah kelainan pada gen bisa menyebabkan pertumbuhan sel yang tidak terkontrol sehingga bisa menyebabkan penyakit kanker. Selain itu, penyusunan ulang kromosom juga menyebabkan kelainan gen.
  4. Kondisi genetik tertentu Kondisi genetik tertentu, seperti neurofibromatosis dan sindrom retinoblastoma bisa menyebabkan kanker otak dengan mengubah gen atau kromosom.
  5. Bahan kimia Bahan kimia dan paparan radiasi kimia berpotensi besar terhadap keruskan otak seseorang. Bahan kimia yang akrab dengan kehidupan kita sehari-hari adalah vinil klorida yang digunakan dalam plastik, formalin yang digunakan sebagai pengawet, dan acrylontrile digunakan dalam industri kecil. Itulah penyebab kanker otak pada anak yang bisa Anda ketahui. Kanker pada anak bisa disembuhkan jika dideteksi secara dini dan jika pengobatan serta perawatan dilaksanakan sebaik-baiknya.

Untuk mengetahui ciri–ciri kanker otak pada anak, sebenarnya ada beberapa gejala yang bisa dilihat secara langsung sesuai kondisi si anak saat ini. Gejala–gejala tersebut antara lain:

  • Sering mengeluh sakit kepala dan mual.

Gejala yang kerap diderita oleh mereka yang mengalami kanker otak adalah seringnya merngeluh sakit pada bagian kepala secara intens dan berkelanjutan. Selain itu mereka juga sering merasakan mual dan muntah tanpa sebab.

  • Daya ingat, konsentrasi dan responsibilitas menurun.

Akibat adanya masalah pada otak secara otomatis ikut berdampak pada fungsinya sendiri. Orang yang menderita kanker otak akan mengalami masalah pada kemampuan mengingatnya, sulit berkonsentrasi penuh (meskipun saat itu tidak ada masalah lain yang mengganggu pikirannya), serta lambat dalam merespon sesuatu, baik dalam hal respon pikiran maupun respon pergerakan.

  • Bermasalah pada keseimbangan tubuh.

Karena kanker jenis ini menyerang di otak, maka secara tidak langsung turut mempengaruhi kinerja saraf tubuh yang lain. Hal ini yang menyebabkan tingkat keseimbangan penderita kanker otak menjadi buruk. Tubuh si penderita akan terlihat seperti orang yang lemah, dan bila bejalan akan terlihat sempoyongan (seperti orang yang sedang mabuk).

  • Bermasalah pada indera pendengaran, penglihatan, dan penciuman.

Selanjutnya perhatikan apakah anak Anda mulai mengalami kualitas pendengaran, penglihatan dan penciumannya. Apabila iya, maka bisa jadi anak Anda mengalami serangan kanker otak. Sebab saraf pendengaran, penglihatan dan penciuman berpusat pada sistem kerja otak yang tentunya saling berkesinambungan.

  • Mati rasa hingga mengalami kelumpuhan.

Mengenal ciri–ciri kanker otak pada anak dan semua penderita kanker otak adalah mengalami kondisi dimana beberapa bagian tubuh, terutama tangan dan kaki, akan mengalami mati rasa. Bahkan si penderita nantinya akan mengalami kelumpuhan, yakni di sebagian wajah maupun tubuhnya.

 

Kanker Otak pada Anak

 

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*